30 ASN DKI Lulus Program Georgetown, Siap Perkuat Inovasi Kebijakan Jakarta

30 ASN DKI Lulus Program Georgetown, Siap Perkuat Inovasi Kebijakan Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan sambutan terkait program peningkatan kapasitas ASN bekerja sama dengan Georgetown SFS Asia Pacific. (Foto: Kominfotik JS).

Jakarta – Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari strategi mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing. Upaya tersebut dilakukan melalui program peningkatan kapasitas ASN bekerja sama dengan Georgetown SFS Asia Pacific yang telah berlangsung sejak September 2025 hingga Juli 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa ASN harus memiliki kompetensi yang mumpuni, wawasan global, serta kemampuan menyusun kebijakan yang adaptif agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan Jakarta di masa mendatang. Perubahan yang begitu cepat menuntut birokrasi untuk terus berinovasi dan menghasilkan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Sangat penting bagi aparatur sipil negara untuk menerapkan kompetensi, wawasan global, dan keterampilan yang dimiliki dalam menyusun kebijakan yang adaptif guna mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jakarta Tahun 2025–2029," ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan kapasitas ASN merupakan investasi jangka panjang yang sangat strategis. Keberhasilan pembangunan Jakarta menuju kota global tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas birokrasi yang profesional, responsif, adaptif, dan mampu menghasilkan kebijakan berbasis data serta bukti.

"Pemprov DKI Jakarta menargetkan Jakarta dapat masuk dalam jajaran 50 kota global terbaik dunia pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan aparatur yang memiliki kemampuan analisis, berpikir strategis, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan perkotaan yang semakin kompleks," ucapnya.

Ia, mengungkapkan, program peningkatan kapasitas ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemprov DKI Jakarta dan Georgetown SFS Asia Pacific yang ditandatangani pada Mei 2025. Selama hampir satu tahun pelaksanaan program, sebanyak 30 ASN berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran. Dari jumlah tersebut, 17 peserta memperoleh sertifikat Georgetown Global Cities Innovation setelah menuntaskan seluruh sesi Fall, Spring, dan Summer.

"Selama mengikuti program, para peserta mendapatkan materi mengenai berbagai isu strategis perkotaan, antara lain pembangunan kota layak huni, perlindungan sosial, pengembangan ekonomi lokal, analisis kebijakan publik, tata ruang, pengelolaan lingkungan dan sumber daya air, hingga strategi adaptasi perubahan iklim, khususnya di kawasan pesisir Jakarta Utara," ujarnya.

Pramono berharap seluruh ilmu, pengalaman, dan perspektif global yang diperoleh para peserta tidak berhenti sebagai pencapaian akademik semata. Ia meminta para lulusan mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran tersebut dalam penyusunan kebijakan di masing-masing perangkat daerah serta menularkan pengetahuan kepada ASN lainnya.

"Pengetahuan, kemampuan analisis, design thinking, dan perspektif global yang diperoleh tidak boleh berhenti setelah wisuda. Seluruh lulusan harus menerapkannya dalam kebijakan dan inovasi di perangkat daerah serta membagikannya kepada ASN lainnya," katanya.

Sementara itu, Rector of Georgetown SFS Asia Pacific, Yuhki Tajima, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Pramono Anung dan Pemprov DKI Jakarta atas komitmen dalam meningkatkan kualitas aparatur melalui kolaborasi pendidikan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mampu menghasilkan pemimpin birokrasi dengan perspektif global.

"Kolaborasi antara Georgetown SFS Asia Pacific dan Pemprov DKI Jakarta dapat terus berkembang sehingga Jakarta menjadi pusat unggulan pendidikan, inovasi kebijakan, serta kepemimpinan pemikiran di kawasan Asia Tenggara maupun negara-negara Global South," imbuhnya.

Berita terkait

Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Solok-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta layanan transportasi di Sumbar terus diperkuat dan diperluas, sehingga konektivitas masyarakat tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga nagari dan jorong. Pesan tersebut disampaikan Mahyeldi saat menjadi Inspektur Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tingkat provinsi Tahun 2026 di GOR

Rafles
Mentawai Siap Gelar Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober 2026, Jangan Diubah Lagi

Mentawai Siap Gelar Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober 2026, Jangan Diubah Lagi

Mentawai–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memastikan daerahnya siap menyongsong Porprov XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung 2-14 Oktober 2026. Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana mengatakan persiapan daerahnya terus dikebut, baik untuk menjadi tuan rumah lima cabang olahraga maupun mengirimkan kontingen Mentawai bertanding di daerah lain. Menurut Rinto, kesiapan venue

Rafles