Trending

8.000 Liter Air Bersih disalurkan untuk Warga Desa Sukamaju Ketapang

8.000 Liter Air Bersih disalurkan untuk Warga Desa Sukamaju Ketapang
Penyaluran air bersih untuk warga desa suka maju Ketapang . Foto : Humas Polres Ketapang

Ketapang-Spektroom : Pagi itu, Senin ( 31/08/2026) ember, jeriken, dan bak penampung air berjejer di halaman rumah-rumah warga Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.

Di tengah cuaca panas yang berkepanjangan dan menurunnya ketersediaan air bersih, kedatangan truk pengangkut air menjadi kabar yang ditunggu banyak keluarga.

Satu per satu warga mendekat membawa wadah yang mereka miliki. Sebagian memilih menunggu di teras rumah, sementara yang lain berdiri di tepi jalan desa.

Antrian warga yg menanti embernya dan gentongnya penuh. Foto: Humas Polres Ketapang.

Bagi mereka, air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan sesuatu yang semakin sulit diperoleh selama musim kemarau yang melanda wilayah tersebut.

Di antara kerumunan warga, tampak Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris bersama personel Polres Ketapang, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), dan siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri ikut membantu proses pendistribusian.

Mereka menyalurkan sekitar 8.000 liter air bersih kepada 200 kepala keluarga yang terdampak keterbatasan pasokan air.

Bagi warga, bantuan itu lebih dari sekadar air. Kehadiran aparat yang turun langsung ke lapangan menghadirkan rasa diperhatikan di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

“Kalau kemarau seperti sekarang, kami harus lebih hemat menggunakan air. Kadang harus mencari sumber air yang jaraknya cukup jauh,” ungkap seorang warga yang antre bersama keluarganya.

Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa bulan terakhir tidak hanya memunculkan ancaman kekeringan, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di Ketapang, kekhawatiran itu dirasakan warga yang setiap hari hidup berdampingan dengan lahan perkebunan dan kawasan hutan. Karena itu, pendistribusian air bersih kali ini juga menjadi ruang dialog antara aparat dan masyarakat.

Selain menyerahkan bantuan, personel Polres Ketapang mengingatkan warga untuk menggunakan air secara bijak, menjaga kebersihan lingkungan, serta turut mengawasi potensi munculnya titik api di sekitar permukiman maupun lahan pertanian.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat kondisi alam.

Menjelang siang, antrean jeriken perlahan berkurang. Warga membawa pulang air yang akan digunakan untuk memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di tengah kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, 8.000 liter air itu mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan.

Namun bagi ratusan keluarga di Desa Sukamaju, bantuan tersebut menjadi pengingat bahwa mereka tidak menghadapi musim sulit ini sendirian.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles