84 Personel Polresta Pontianak Ujian Bela Diri, Syarat Kenaikan Pangkat
Spektroom – Polresta Pontianak mulai menggulirkan tahapan awal usulan kenaikan pangkat personel Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026.
Salah satu tahapan krusial tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ujian Bela Diri Polri yang digelar oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polresta Pontianak.
Sebanyak 84 personel mengikuti ujian ini, terdiri dari 2 perwira dan 82 bintara yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan pembinaan. Ujian dilaksanakan di Lapangan Apel Polresta Pontianak, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polresta Pontianak AKP Untung Widodo, didampingi instruktur bela diri Polri IPDA Ali Fathan, serta jajaran personel Bag SDM.
Sejak pagi, para peserta tampak menjalani rangkaian materi dengan penuh konsentrasi dan disiplin tinggi. Ujian bela diri ini merupakan syarat wajib dalam mekanisme pengusulan kenaikan pangkat di lingkungan Polri.
Materi yang diujikan meliputi teknik dasar bela diri Polri, yang dirancang untuk mengukur kemampuan fisik, ketangkasan, kesiapsiagaan, serta penguasaan teknik perlindungan diri personel.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. melalui Kabag SDM AKP Untung Widodo menegaskan bahwa ujian bela diri bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian penting dari pembinaan karier dan kesiapan personel di lapangan.
“Ujian bela diri ini bertujuan memastikan setiap personel yang diusulkan kenaikan pangkat memiliki kondisi fisik yang prima, kemampuan dasar perlindungan diri, serta kesiapan menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks,” ujar AKP Untung Widodo.
Ia menambahkan, profesionalisme anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan teknis dan intelektual, tetapi juga dari ketangguhan fisik dan mental dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum di tengah masyarakat.
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan pengawasan ketat untuk menjamin objektivitas dan standar penilaian yang seragam. Setiap peserta diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian materi tanpa pengecualian.
Melalui tahapan ini, Polresta Pontianak berharap personel yang diusulkan kenaikan pangkat benar-benar memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan institusi, sekaligus mampu meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Ujian bela diri ini menjadi sinyal bahwa proses pembinaan karier di tubuh Polri terus dijalankan secara terukur, transparan, dan berorientasi pada kesiapan personel menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.