98 Titik Lokasi Sholat Ied, Disiapkan PD Muhamadiyah Surakarta Jumat 20 Maret
Solo - Spektroom : 98 titik lokasi telah disiapkan Pimpinan Daerah Muhamadiyah PDM Surakarta untuk menyelenggaran Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang telah diputuskan dilaksanakan jumat 20 Maret 2026.
Secara tehnis persiapan berbagai titik lokasi sudah mencapai tahap akhir yang melibatkan pengurus cabang hingga ranting untuk menyambut ribuan jamaah
Dikonformasi ( Rabu, 28/03/2026 ) Wakil Ketua PDM Surakarta, Joko Riyanto menjelaskan, seluruh perangkat pendukung seperti spanduk dan baliho pengumuman sudah terpasang di lokasi-lokasi strategis.
Selain tempat, Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus juga telah mendistribusikan teks khotbah seragam kepada para mubalig untuk memastikan pesan yang disampaikan dengan thema " Indonesia Baldatun Thayyibatu ," pada hari kemenangan berjalan selaras.
"Persiapannya sudah seratus persen karena setiap tempat sudah membuat baliho-baliho dan teks khotbah sudah dibagikan dengan tema Indonesia Baldatun Thayyibatun," Jelas Joko Riyanto
Tema khotbah "Indonesia Baldatun Thayyibatun" diangkat dengan harapan agar jemaah dapat meresapi nilai-nilai kebangsaan demi terciptanya negara yang aman, adil, dan makmur. PDM Surakarta ingin menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang doa bersama bagi kebaikan seluruh rakyat Indonesia pasca-menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.
Sementara itu, Sekretaris PDM Kota Surakarta, Rokhani, menjelaskan pelaksanaan salat Id kali ini dikoordinasikan secara desentralisasi melalui masing-masing pimpinan cabang dan ranting agar sebaran jemaah merata di masjid-masjid atau lapangan di lingkungan tempat tinggal masing-masing dan tidak menumpuk di pusat kota.
PDM bertindak sebagai koordinator pusat yang mendata serta memastikan seluruh daftar khatib dan imam sudah siap bertugas.
"Prinsipnya yang mempersiapkan itu adalah ranting dan cabang masing-masing, kemudian dikoordinir dan dilaporkan ke PDM untuk didata. Imam dan khatib sudah siap dan terdata dalam sistem kami," kata Rokhani menambahkan
Dikonfirmasi peluang adanya perbedaan penetapan hari raya, PDM Surakarta mengajak seluruh umat Islam untuk tetap saling menghormati dan menjaga ukhuwah islamiyah.
Sikap toleransi sangat ditekankan agar perayaan hari kemenangan tetap berlangsung khidmat tanpa mencari kekurangan satu sama lain antar-kelompok masyarakat.
(Dan)