AFI Sumbar Bidik Emas, Floorball Resmi Dipertandingkan di PON NTT-NTB 2028

AFI Sumbar Bidik Emas, Floorball Resmi Dipertandingkan di PON NTT-NTB 2028
Ketua Umum PB AFI Prof. Ganefri, Ph.D, bersama Ketua Pengprov AFI Sumbar Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Pelatprov Sumbar Dr. Risky Syahputra di ruang kerja Rektor UNP, Jumat (21/8/2026). (Foto: joga/KONI Sumbar)

Padang-Spektroom : Perjuangan Pengurus Besar Asosiasi Floorball Indonesia (PB AFI) menjadikan floorball sebagai cabang olahraga resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) akhirnya membuahkan hasil. Floorball dipastikan masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON NTT-NTB 2028.

Alhamdulillah cabor floorball resmi dipertandingkan di PON mendatang," ujar Ketua Umum PB AFI Prof. Ganefri, Ph.D, dalam diskusi bersama Ketua Pengprov AFI Sumbar Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Pelatprov Sumbar Dr. Risky Syahputra di ruang kerja Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (21/8/2026).

Floorball sebelumnya tampil sebagai cabang olahraga ekshibisi pada PON XXI 2024 di GOR Binjai, Sumatera Utara. Dalam pertandingan tersebut, Aceh keluar sebagai peraih medali emas, sementara Sumatera Utara meraih perak dan Sumatera Barat membawa pulang medali perunggu.

Hasil pada PON 2024 tersebut menjadi pijakan penting bagi PB AFI untuk terus memperjuangkan agar floorball tidak sekadar menjadi cabang ekshibisi, tetapi dapat dipertandingkan secara resmi pada PON berikutnya.

Di bawah kepemimpinan Ganefri, PB AFI terus melakukan penguatan organisasi dan pengembangan floorball di berbagai daerah. Perjuangan tersebut akhirnya mendapatkan hasil dengan ditetapkannya floorball sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON NTT-NTB 2028.

Ganefri mengatakan, perkembangan floorball di Indonesia terus menunjukkan progres. Namun, pengembangan olahraga tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dengan memperluas organisasi AFI di daerah.

"Floorball terus menunjukkan progres di tanah air. Tetapi kita harus terus berusaha dan berupaya agar setiap daerah memiliki organisasi serta bahu-membahu memperkenalkan olahraga ini, terutama ke sekolah dan perguruan tinggi," katanya.

Bagi Sumatera Barat, masuknya floorball ke PON 2028 menjadi peluang untuk menambah kekuatan cabang olahraga potensial penyumbang medali.

Apalagi, Sumbar telah memiliki pengalaman ketika floorball dipertandingkan sebagai ekshibisi pada PON XXI 2024. Saat itu, tim Sumbar berhasil membawa pulang medali perunggu.

Ketua Pengprov AFI Sumbar Krismadinata pun tidak ingin pengalaman tersebut berhenti sebagai catatan sejarah. Dengan status floorball yang kini resmi dipertandingkan, AFI Sumbar memasang target lebih tinggi, yakni meraih minimal satu medali emas pada PON NTT-NTB 2028.

Target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi AFI Sumbar untuk mempersiapkan atlet secara lebih serius, mulai dari pembinaan, peningkatan kualitas teknik dan fisik, kompetisi hingga pematangan strategi.

Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menyambut baik dipertandingkannya floorball secara resmi pada PON mendatang. Ia menilai kehadiran cabang olahraga tersebut membuka peluang baru bagi Sumbar dalam perburuan medali.

Hamdanus berharap AFI Sumbar mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melakukan persiapan secara terukur dan berkelanjutan.

"Kita tentu menyambut baik floorball dipertandingkan di PON. Ini menjadi peluang bagi Sumbar untuk menambah cabang olahraga potensial penyumbang medali emas," ujar Hamdanus.

Dengan pengalaman meraih perunggu pada PON 2024, dukungan organisasi dan target emas yang telah dicanangkan, floorball Sumbar kini memiliki waktu sekitar dua tahun untuk mengubah warna medali dari perunggu menjadi emas di PON NTT-NTB 2028. (RRE/jiga)

Berita terkait

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Semangat Kebersamaan di Kota Depok

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Semangat Kebersamaan di Kota Depok

Depok-Spektroom : Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengajak masyarakat menjadikan pengajian bulanan Al-Hikam sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, sekaligus mensyukuri kemerdekaan Republik Indonesia yang kini memasuki usia ke-81. Pesan tersebut disampaikan Chandra dalam kegiatan pengajian bulanan Al-Hikam yang diisi tausiah oleh mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr.

Wismo Basuki, Julianto