Aksi Bersih-Bersih Trotoar DKI Jakarta

Aksi Bersih-Bersih Trotoar DKI Jakarta
Personil gabungan melakukan aksi bersih-bersih trotoar sepanjang 600 meter di balimester foto Pemkot jakarta timur, Jumat ( 7/11/2025 )

Spektroom - Kegiatan bersih-bersih trotoar secara rutin dilakukan dinas Bina Marga DKI Jakarta di 5 wilayah secara bergiliran setiap minggu, jalan Jatinegara Timur, Balimester dipilih karena kondisi trotoar cukup lebar dan sering dimanfaatkan tidak semestinya.

"Kegiatan tersebut sekaligus edukasi ke masyarakat agar turut peduli dengan trotoar yang ada. Untuk itu hendaknya ikut menjaga aset yang dibangun pemerintah daerah agar terlihat baik dan terus nyaman di gunakan. " Ujar Kadis bina marga Jakarta, Heru Suwono.

"Aksi bersih bersih kali ini melibatkan sekitar 200 personil gabungan dari unsur Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat, Dinas Tamhut dan Dishub. Aksi yang dilakukan secara rutin kali ini menyusuri jalan Jatinegara Barat hingga terminal kampung Melayu yang panjangnya mencapai 600 meter " Kata Kasudin Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, Jumat (7/11/2025 )

Camat Jatinegara, Endang Kartika, mengapresiasi kegiatan tersebut dsn aksi ini diharapkan bisa dilakukan dilokasi lainnya agar trotoar tetap dalam kondisi bersih,indah dan tertata. Masyarakat hendaknya tidak parkir lagi di trotoar, kalau masih ada akan kami tertibkan " Tegas camat Jatinegara.

Untuk mendukung kegiatan bersih bersih dinas bina marga menyiapkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas,10 ribu liter dan 2 mobil tangki dikerahkan kelokasi untuk melakukan penyemprotan.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru