Trending

Aksi Bupati Suhardiman Urai Kemacetan di Pasar Benai, Warga Apresiasi

Aksi Bupati Suhardiman  Urai Kemacetan di Pasar Benai, Warga Apresiasi
Bupati Kuansing H.Suhardiman Amby turun tangan urai kemacetan lalu lintas di kawasan pasar Benai ( Foto: Diskomifos Kuansing)

Teluk Kuantan-Spektroom:Aksi tanggap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dalam mengurai kemacetan lalu lintas di Pasar Benai, Kecamatan Benai, Kamis (19/3/2026) pagi, menuai apresiasi dari warga.

Kemacetan panjang yang terjadi di kawasan pasar tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, situasi berangsur normal setelah Bupati turun langsung ke lapangan dan ikut mengatur arus kendaraan.

Yanti (42), seorang pedagang yang tinggal di sekitar jalan lintas Benai, mengaku terkesan dengan respons cepat orang nomor satu di Kuansing tersebut.
“Saya tak menyangka yang turun langsung mengatur lalu lintas itu Pak Bupati.

Saya lihat dari papan nama dan topinya, ternyata benar beliau,” ujar Yanti, sembari melayani pembeli yang memadati lapaknya.

Menurutnya, kehadiran Bupati di tengah kemacetan menjadi hal yang tidak biasa dan mengejutkan warga. “Jarang-jarang pejabat mau ⬇ langsung seperti itu,” tambahnya.

Sebelumnya, Suhardiman Amby sempat terjebak macet saat melintasi Pasar Benai. Kepadatan arus lalu lintas dipicu oleh ramainya aktivitas warga yang berbelanja, ditambah dengan kendaraan pedagang dan pengunjung yang parkir di sisi kiri dan kanan jalan.

Kondisi semakin diperparah dengan parkir kendaraan roda dua yang meluber hingga ke badan jalan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga sekitar satu kilometer. Sejumlah pengendara bahkan memilih mencari jalur alternatif melalui kawasan Kantor Camat Benai.

Saat itu, Bupati tengah dalam perjalanan untuk melakukan peninjauan Posko Taktis (Poskotis) Lebaran bersama unsur Forkopimda. Akibat kemacetan tersebut, agenda peninjauan sempat tertunda sekitar 30 menit dari jadwal.

“Saya tadi terjebak macet di Pasar Benai,” ujar Bupati kepada Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, di lokasi kegiatan.

Bupati menambahkan, kondisi lalu lintas kini telah berangsur terurai setelah dilakukan pengaturan di lapangan.

“Alhamdulillah sudah mulai lancar. Saya juga sudah instruksikan petugas Dinas Perhubungan untuk turun mengatur lalu lintas,” ujarnya singkat.

Bupati minta Dishub segera mengambil langkah antisipatif, terutama menjelang arus mudik Lebaran, agar kemacetan serupa tidak kembali terjadi di titik-titik keramaian pasar.(SN/HH)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru