Aksi Kepedulian Sosial PSMTI Kalbar Bangun Infrastruktur Swadaya

Aksi Kepedulian Sosial PSMTI Kalbar Bangun Infrastruktur Swadaya
Kerahkan alat berat bangun gorong-gorong untuk mengatasi persoalan genangan air dan banjir yang selama ini kerap melanda area Pemakaman Yayasan Makmur Marga Yo serta permukiman warga di sekitarnya.Foto : Dok PSMTI Kalbar.

Spektroom — Kepedulian terhadap lingkungan dan kenyamanan warga ditunjukkan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kalimantan Barat dengan membangun infrastruktur gorong-gorong secara swadaya di kawasan Jalan Adisucipto Km 8,2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Pembangunan gorong-gorong ini dilakukan untuk mengatasi persoalan genangan air dan banjir yang selama ini kerap melanda area Pemakaman Yayasan Makmur Marga Yo serta permukiman warga di sekitarnya.

Saat musim hujan, kondisi tersebut sering mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ziarah dan ibadah.

Proyek infrastruktur tersebut diperkirakan menelan biaya ratusan juta rupiah dan sepenuhnya dibiayai melalui swadaya Dewan Pengurus PSMTI Kalbar bersama PSMTI Kabupaten Kubu Raya.

Tanpa menunggu bantuan atau anggaran dari pemerintah, PSMTI memilih bergerak cepat demi menjawab kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak.

Ketua PSMTI Kalbar, Yo Nguan Cua, mengatakan keputusan membangun gorong-gorong secara mandiri diambil karena proses pengajuan dan pencairan anggaran pemerintah memerlukan waktu yang tidak singkat, sementara persoalan banjir harus segera ditangani.

“Kondisi di lapangan sudah cukup lama dikeluhkan warga. Karena itu kami tidak menunggu, tetapi langsung bergerak.

Kebutuhan masyarakat ini mendesak, jadi kami bangun gorong-gorong secara swadaya,” ujarnya saat meninjau langsung lokasi pembangunan, Sabtu (20/12/2025).

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara intensif bahkan hingga malam hari.

Langkah tersebut diambil agar gorong-gorong bisa segera difungsikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin manfaatnya segera dirasakan. Terutama bagi warga dan keluarga yang hendak berziarah ke pemakaman, supaya tidak lagi terganggu genangan air,” tambahnya.

Wakil Ketua I PSMTI Kalbar, Lie Miaw Phin, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut selama ini hampir selalu tergenang setiap musim hujan, terutama pada bulan Februari hingga Maret.

Salah satu penyebabnya adalah aliran air yang tidak lancar akibat saluran yang tidak memadai.

“Setiap ada kegiatan ibadah atau sembahyang, banjir selalu menjadi kendala.

Dengan adanya gorong-gorong ini, kami berharap aliran air menjadi lebih lancar sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan normal,” katanya.

Pembangunan gorong-gorong ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek untuk persoalan banjir, tetapi juga diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi penataan lingkungan dan keselamatan warga.

Melalui langkah ini, PSMTI Kalbar menunjukkan peran aktif dan kepedulian sosial dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.

Berita terkait

Bupati Sleman Tegaskan Peran Strategis Konsultan Pajak dalam Optimalisasi Pendapatan Negara

Bupati Sleman Tegaskan Peran Strategis Konsultan Pajak dalam Optimalisasi Pendapatan Negara

Sleman – Spektroom : Bupati Sleman menegaskan pentingnya peran konsultan pajak dalam memberikan pendampingan kepada wajib pajak sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan negara. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Kabupaten Sleman di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (2/8/2026)

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Ternate-Spektroom : Petugas Kesehatan (Perawat) Klinik Pratama Lapas Perempuan Kelas III Ternate, mengikuti kegiatan monitoring dan Evaluasi PPM, termasuk intervensi TB, HIV, melibatkan pemangku kepentingan & HCF di Propinsi Maluku Utara tahun 2026, selama tiga hari di Hotel Grand Majang Ternate. Kegiatan diikuti 45 orang peserta terdiri dari PJ Klinik, Wasor

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс