Aliansi Masyarakat Kota Depok Sampaikan 6 Tuntutan Isu LGBT di Lingkungan UI
Depok - Spektroom: Sejumlah organisasi yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Kota Depok menggelar konferensi pers pada Jumat (03/07/2026).
Aliansi tersebut terdiri dari Gerakan Depok Bersatu (GEDOR), Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, Banser, Poscab Sapujagat, LSM Gelombang, Hardline, dan Gerakan Rakyat Semesta (GSR).
Aliansi menyampaikan penolakan terhadap apa yang mereka sebut sebagai kampanye atau normalisasi LGBT di lingkungan Universitas Indonesia (UI).
Mereka menyampaikan 6 tuntutan yang ditujukan kepada Rektor UI, Wali Kota Depok, BEM UI, Pemerintah Pusat, dan DPR RI.
Diantaranya, aliansi meminta Rektor UI menerbitkan peraturan yang mengatur pemberian sanksi kepada civitas akademika yang dinilai melakukan atau mendukung aktivitas maupun kampanye LGBT di lingkungan kampus.
Mereka juga meminta Wali Kota Depok memanggil Rektor UI dan BEM UI, serta mendorong adanya deklarasi bersama dengan sejumlah pihak untuk menyatakan sikap menolak gerakan LGBT.
Dalam pernyataannya, aliansi juga menyampaikan rencana menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak direspons.
Hingga berita ini ditulis, pihak Universitas Indonesia, BEM UI, maupun Pemerintah Kota Depok belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan dan pernyataan yang disampaikan dalam konferensi pers tersebut.
Isu ini membawa dampak ganda bagi dunia pergerakan mahasiswa, terutama kelompok yang tengah mengkritisi kebijakan pemerintah.
Sebagian mahasiswa mendorong wacana HAM dan kebebasan akademik. Sebagian lain menolak dengan alasan norma, budaya, dan aturan kampus. (wis)