Alumni Doktor PAI UIJ Inginkan Berkontribusi Pada Almamater Sebagai Amanah Tri Darma

Alumni Doktor PAI UIJ Inginkan Berkontribusi Pada Almamater Sebagai Amanah Tri Darma
Hasil mubes ikatan alumni doktor pendidikan Agama Islam universitas Islam Jakarta menetapkan Dr. Kheriawan, MM. sebagai Ketua PAI UIJ.

Spektroom - Kehadiran perguruan tinggi Islam sejak berdirinya Universitas Islam Jakarta (UIJ) tahun 1950 merupakan kesinambungan perjuangan dan kontribusi umat Islam di Indonesia dalam bidang pendidikan. Kontribusi tersebut diarahkan terlaksana pengkajian pengembangan ilmu ke - Islaman berbasis ilmu Amaliah dan ilmiah.

Sejalan dengan itu, program doktor yang berdiri 19 Desember 2014 di UIJ menetapkan visi menjadi program doktor unggul, sehat, dan profesional pada tahun 2023. Alumni doktor bagian tak terpisahkan, alumni memiliki keinginan berkontribusi pada almamater sebagai bentuk dari amanah Tri darma perguruan tinggi.

"Dalam rangka itulah, para alumni program doktor UIJ menyadari dan sepakat untuk membentuk sebuah ikatan alumni dengan berpedoman pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi" ujar Ketua terpilih IKAD PAI UIJ Dr.Kheriawan, MM.

“Mubes IKAD PAI UIJ yang kedua setiap tiga tahun ada proses pengangkatan ketua. Hari ini momen untuk proses tentang pengganti itu, selain ada proses pergantian juga ada proses AD/ART. Masa kepengurusan yang semula 3 tahun, masa periode menjadi 2 tahun sekali dan dapat dipilih dalam 2 periode berikutnya.” ujar Kheriawan di Jakarta, Sabtu ( 25/10/2025)

Dikatakan sampai saat ini sudah tercatat 74 alumni doktor PAI UIJ dan para alumni ingin berkiprah atau ada wadah yang bisa memberikan karya dan keberlangsungan ilmu yang didapat di UIJ, kegiatan tersebut sebagai ruang bersilaturahmi diantara para alumni dan membuka peluang peluang sesuai dengan jenjang karier, kemudian distribusi ilmu pengetahuan, ilmu itu harus produktif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Semoga dengan adanya wadah ini, kita punya peluang banyak saling bertukar informasi dan membangun komunitas yang bisa membesarkan nama organisasi UIJ dan alumni pada khususnya" kata Kheriawan.

Ketua terpilih IKAD PAI UIJ Kheriawan memberikan sambutan atas diselenggarakan mubes hari ini Sabtu 25/10/2025

Dengan wadah ini bisa menjadikan tempat saling berbagi kebutuhan baik informasi terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan juga bisa memberikan motivasi kepada junior untuk bersemangat menyelesaikan program doktor. Mubes IKAD diikuti 21 peserta dengan hasil: Dr. Kheriawan (8 suara) sebagai Ketua dan Dr. Aries (6 suara) sebagai Wakil Ketua.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс