Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin Antusias Ikuti Sosialisasi Pelatihan Teknik Self-Token Economy

Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin Antusias Ikuti Sosialisasi Pelatihan Teknik Self-Token Economy
kegiatan Sosialisasi Program Pelatihan Teknik Self-Token Economy di Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin, Kota Banjarmasin.

Junaidi, Agung Yunianto

Spektroom - Dalam upaya meningkatkan motivasi Akademik Anak-anak Panti Asuhan, Prodi BK Uniska yang di ketua oleh Yulizar Abidarda, SE, S.Pd, MM, Anggota Sanjaya, M.Pd dan Rudi Haryadi, M.Pd menggelar kegiatan Sosialisasi Program Pelatihan Teknik Self-Token Economy di Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin, Kota Banjarmasin, Minggu (12/10/2025).

Kegiatan ini merupakan tahap awal dari rangkaian program pelatihan yang bertujuan untuk membantu anak-anak panti mengembangkan semangat belajar dan rasa percaya diri melalui sistem penghargaan berbasis token.

Ketua Pengabdian Prodi BK Uniska, Yulizar Abidarda, SE, S.Pd, MM mengatakan, sosialisasi ini menjadi langkah penting agar Anak-anak dan Pengasuh memahami manfaat serta mekanisme pelaksanaan teknik Self-Token Economy.

"Kami ingin Anak-anak merasa belajar itu menyenangkan. Melalui sistem token, Mereka akan mendapat apresiasi atas usaha yang dilakukan, bukan hanya hasil akhirnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar Self-Token Economy, simulasi penerapan dalam aktivitas belajar sehari-hari, serta pentingnya peran Pengasuh dalam memberikan dorongan dan penguatan positif. Anak-anak Panti tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan terkait Self Token Ekonomi.

Self-Token Economy atau Ekonomi token mandiri adalah sistem modifikasi perilaku di mana seseorang memberikan token kepada dirinya sendiri karena menyelesaikan tugas tertentu, yang kemudian ditukar dengan hadiah. Metode ini digunakan untuk pengembangan diri dengan memperkuat perilaku yang diinginkan, seperti menyelesaikan sesi belajar atau mengerjakan tugas, dengan token yang dapat disimpan untuk mendapatkan hadiah yang lebih besar dan diinginkan, seperti peralatan baru untuk hobi. 

Salah satu Pengasuh Panti Asuhan mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini. "Selama ini anak-anak sering merasa kurang semangat belajar. Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi tahu cara sederhana untuk memberikan motivasi dan penghargaan kepada mereka,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 15 anak panti dan beberapa pengasuh, serta difasilitasi langsung oleh tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Acara berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan.

Rangkaian kegiatan berikutnya akan dilanjutkan dengan pelatihan dan implementasi langsung teknik Self-Token Economy, di mana anak-anak akan mulai menerapkan sistem token dalam kegiatan belajar mereka sehari-hari dengan pendampingan mentor dan pengasuh.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat memiliki motivasi akademik yang lebih tinggi, kepercayaan diri yang lebih baik, serta pengalaman belajar yang lebih positif dan menyenangkan.*****

Berita terkait

Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan dan  Banjir Rob di Demak

Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan dan  Banjir Rob di Demak

Demak – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau kondisi lahan pertanian terdampak kekeringan di Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (27/9). Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan ketersediaan air bagi lahan pertanian dapat segera dilaksanakan, sekaligus melihat kondisi rob yang turut menjadi kendala bagi petani

Nurana Diah Dhayanti
Operasi Antik Krakatau 2026: Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Operasi Antik Krakatau 2026: Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Lampung Selatan - Spektroom: Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung bersama jajaran Polres berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan narkotika dalam pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 September 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 779 personel dilibatkan, terdiri dari 160 personel Satgas Polda Lampung

Anggoro AP
ссс