Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat Ke Wakil Ketua DPRD Sumut

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat Ke Wakil Ketua DPRD Sumut
Ayah Ana Karina, Andik Karo-Karo, saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, ke ruang perawatan anaknya.

Medan - Spektroom : Ayah korban dugaan Keracunan Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) Andi Karo- Karo menyatakan kekecewaannya usai anaknya, Ana Karina Br Karo-Karo kembali menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Haji, Medan.

Andik Karo-Karo menuturkan hal itu kepada Wakil Ketua DPRD Sumateta Utara karena putrinya Ana Karina Br Karo-Karo sempat dirawat di RS Amanda Berastagi selama satu hari pasca kejadian keracunan massal, Kamis (13/8/2026) lalu.

"Setelah menjalani perawatan satu hari, dokter menyatakan boleh pulang ke rumah. Memang anak kita ini (Ana Karina) terlihat sehat. Akan tetapi, di rumah kembali Ana pusing , mual- mual dan sakit perut," katanya, Sabtu (22/8/2026).

Andik menyampaikan keluh kesahnya tersebut kepada Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, saat melakukan kunjungan ke ruang perawatan anaknya di hari yang sama.

Menurutnya, setelah anaknya kambuh kembali, ia memutuskan membawa Ana ke rumah sakit yang sama untuk menjalani perawatan.

Sementara itu, seorang korban Febiona Br Purba menyatakan keluhannya kepada Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto.

"Aku namanya Febiona Br Purba, jurusan Multimedia SMK Bersama Berastagi, perut saya masih sakit, kalau berdiri belum bisa lama-lama karena kepalanya sakit," ujar Febi didampingi kedua orangtuanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto meminta kepada rumah sakit yang merawat benar-benar melakukan perawatan maksimal, hingga pulih.

"Saya meminta rumah sakit agar melakukan penanganan yang sungguh-sungguh sampai para korban benar-benar pulih dari aspek psikologis seperti traumatik yang membutuhkan pendampingan (trauma healing)," jelasnya.

Ia juga mengingatkan utk terus melakukan investigasi menyeluruh terhadap tata kelola pelaksanaan program MBG ke Sekolah

"Kita mendukung pelaksanaan MBG ini dengan catatan pemerintah harus melakukan investigasi menyeluruh peristiwa yang diduga akibat program ini. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali," ujarnya Sabtu (22/8/2026).

Sutarto juga memberikan apresiasi Badan Gizi Nasional, dalam memberikan sanksi tegas kepada pelaksana SPPG di lokasi tersebut.

Berita terkait

Saat Musibah Tak Memutus Asa, Kepedulian Kampus Antar Laili Kembali ke Perkuliahan

Saat Musibah Tak Memutus Asa, Kepedulian Kampus Antar Laili Kembali ke Perkuliahan

Palangka Raya-Spektroom : Musibah kebakaran sempat mengganggu aktivitas dan mobilitas Laili, mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Namun, keadaan itu tidak lantas memadamkan semangatnya untuk kembali mengikuti perkuliahan dan menjalani aktivitas akademik. Di tengah situasi tersebut, kepedulian dari lingkungan kampus hadir untuk membantu Laili bangkit. Senat Mahasiswa (SEMA) dan Unit

Polin, Julianto