Anggota DPRD Sumbar Asril, SE Realisasikan Bantuan Mobiler untuk SMK Negeri di Bukittinggi

Anggota DPRD Sumbar Asril, SE Realisasikan Bantuan Mobiler untuk SMK Negeri di Bukittinggi
Salah satu SMK yang mendapat bantuan mobiler di Bukittinggi.(Foto: Dok. jon-rita)

Spektroom - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Asril SE, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Melalui dana aspirasi atau Pokok Pikiran (Pokir) yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat tahun 2025, Asril menyalurkan bantuan berupa pengadaan sarana mobiler pendidikan untuk sejumlah SMKN di Kota Bukittinggi

Langkah ini membuktikan bahwa perhatian Asril SE tidak hanya terfokus pada sektor pertanian dan peternakan, namun juga menyasar pemenuhan kebutuhan dasar fasilitas sekolah. Di Kota Bukittinggi, terdapat dua sekolah kejuruan yang menjadi penerima manfaat, salah satunya adalah SMKN 2 Bukittinggi yang kini telah mengoperasikan fasilitas baru tersebut.

Pihak SMKN 2 Bukittinggi melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, Syaiful, S.Pd menyampaikan bahwa bantuan yang diterima meliputi 80 set meja dan kursi siswa, 2 unit meja guru, papan tulis, serta 8 unit lemari arsip besi.

"Seluruh bantuan tersebut telah diserahterimakan sejak pertengahan November tahun lalu dan kini sudah digunakan untuk mendukung kegiatan belajar di dua ruang kelas serta delapan jurusan yang tersedia," kata Syaiful menjelaskan, Jum'at (9/1/2026)

Syaiful mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Asril SE, mengingat pemenuhan fasilitas dari anggaran rutin tidak selalu bisa didapatkan setiap tahun. Pihaknya pun menaruh harapan agar dukungan ini berlanjut di masa depan, karena saat ini masih terdapat dua ruang kelas yang kekurangan mebeler, serta kebutuhan mendesak akan sumur bor untuk fasilitas sanitasi di kampus Ranjau Bukit Apit yang melayani lebih dari 500 siswa.

Apresiasi serupa datang dari Kepala SMKN 1 Bukittinggi, Gustian, yang pada kesempatan yang sama juga menerima bantuan serupa. Ia menyatakan bahwa kualitas bantuan mobiler yang diberikan sangat baik dan memberikan dampak signifikan dalam menunjang kenyamanan proses pembelajaran di sekolah yang dipimpinnya.

Menurut Gustian, dukungan sarana prasarana yang representatif adalah kunci utama dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja. Ia berharap ke depannya ada dukungan lebih lanjut untuk pengadaan peralatan praktik yang lebih modern, seperti alat sporing dan alat berat untuk jurusan otomotif, serta peremajaan mesin bubut yang saat ini kondisinya sudah mulai usang.

Melalui ketersediaan sarana yang memadai, diharapkan kualitas sumber daya manusia, baik guru maupun siswa, dapat terus ditingkatkan melalui proses upgrade kemampuan yang berkelanjutan. Dengan fasilitas yang canggih, lulusan SMK di Bukittinggi diharapkan memiliki daya saing yang kuat saat terjun ke dunia industri maupun dunia usaha nantinya. (Rita Yondriadi)

Berita terkait

Bank Kalsel Gelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV 2025 di Amuntai. Konsolidasi Kinerja Positif, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bank Kalsel Gelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV 2025 di Amuntai. Konsolidasi Kinerja Positif, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom - Bank Kalsel menggelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Utara, Amuntai, sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja konsolidasi sekaligus menyelaraskan langkah organisasi dalam menghadapi tantangan dan peluang ke depan. Kegiatan ini dihadiri Jajaran Direksi, Kepala Divisi,

Junaidi
Sudah Tepat, Indonesia Negara Pelopor Blokir Grok, Pastikan Platform Aman di Ruang Digital

Sudah Tepat, Indonesia Negara Pelopor Blokir Grok, Pastikan Platform Aman di Ruang Digital

Spektroom - Pemerintah Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang proaktif dalam menjaga ruang digital yang aman dan beretika. Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang melakukan pemutusan akses sementara terhadap Grok, aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI). Kebijakan itu diambil menyusul temuan penyalahgunaan teknologi tersebut untuk memproduksi dan

Diah Utami, Rafles