Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 5 Purwokerto Petakan Dapsus dan Siagakan Petugas Ekstra

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 5 Purwokerto Petakan Dapsus dan Siagakan Petugas Ekstra
Musim hujan pada Nataru 2025-2026 KAI Daop 5 Purwokerto siagakan petugas ekstra (Foto :Biantoro, jembatan saka 15 Bumiayu).

Sektroom – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api dengan memetakan tiga Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) di wilayah operasionalnya.

Tiga Dapsus tersebut meliputi dua lokasi rawan banjir, yakni lintas Prupuk–Linggapura serta Kawunganten–Jeruklegi, dan satu lokasi rawan longsor di lintas Banjar–Langen. Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, khususnya di tengah potensi cuaca ekstrem.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 58 petugas ekstra yang disiagakan di berbagai titik lintas rawan. Petugas tersebut terdiri dari 50 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) ekstra, lima Petugas Penjaga Jalur Lintasan (PJL) ekstra, serta tiga Petugas Penjagaan Dapsus (PJD) ekstra. Seluruh petugas bertugas melakukan pemantauan intensif dan penanganan cepat apabila terjadi kondisi yang dapat menghambat perjalanan kereta api.

Pemantauan lintasan terus dilakukan secara intensif guna menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang Kereta Api. (Foto ; Biantoro)

Selain itu, Daop 5 Purwokerto juga menyiapkan Alat dan Material Unit Siaga (AMUS) di tiga lokasi strategis, yaitu Stasiun Purwokerto, Stasiun Kroya, dan Stasiun Kutoarjo. AMUS tersebut disiapkan untuk mendukung percepatan penanganan apabila terjadi gangguan prasarana di lintas.

Pada periode operasional saat ini, KAI Daop 5 Purwokerto mengoperasikan 21 perjalanan kereta api penumpang, terdiri dari 19 KA reguler dan dua KA tambahan. Kereta api reguler tersebut melayani berbagai relasi strategis, di antaranya KA Cakrabuana relasi Purwokerto–Gambir, KA Kertanegara dan Malioboro Ekspres relasi Purwokerto–Malang, KA Kamandaka dan Joglosemarkerto dengan relasi Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang, hingga KA Logawa, Serayu, dan Purwojaya yang menghubungkan wilayah Cilacap, Kroya, dan Jakarta.

Jembatan Serayu di Kebasen tidak luput dari pemantauan petugas ekstra KAI Daop 5 Purwokerto.(Foto : Biantoro)

Sementara itu, dua kereta api tambahan yang dioperasikan yakni KA Kutojaya Utara relasi Ketapang–Pasar Senen serta KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Ketapang–Kiaracondong.

KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau para pelanggan untuk tetap memperhatikan informasi perjalanan dan memastikan jadwal keberangkatan melalui kanal resmi KAI. Upaya kesiapsiagaan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa kereta api.

Berita terkait