Rakerprov FPTI Sumbar: Pacu Kinerja, Raih Prestasi

Rakerprov FPTI Sumbar: Pacu Kinerja, Raih Prestasi
Rakerprov FPTI Sumbar di Bukittinggi. (Foto: Dok. jma)

Spektroom - Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI Sumbar) Hj Nevi Zuarina Prayitno sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI didampingi Kabid Binpres Pengprov FPTI Sumbar ilham, Sabtu (31/1/2026) pagi menegaskan pentingnya soliditas pengurus FPTI Sumbar dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) FPTI Sumbar Tahun 2026 termasuk mempercepat Kabupaten/Kota yang belum melaksanakan Muscab FPTI.

Dalam Rakerprov FPTI Sumbar juga membahas evaluasi Kinerja Program Kerja 2025, FPTI Sumbar mulai mematangkan persiapan atlet panjat tebing untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026.

Target perolehan medali pun ditingkatkan, dari semula 32 keping menjadi 36 keping medali panjat tebing.

"Untuk memajukan olahraga panjat tebing ini agar lebih bagus, diperlukan keikhlasan,"ujar Nevi

Ia menambahkan bahwa saat ini persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda) jelang Porprov Sumbar juga tengah berjalan diintensifkan.

FPTI merupakan salah satu dari enam cabang olahraga di Indonesia yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kemenpora RI.

Untuk mendukung program tersebut, Pengprov FPTI Sumbar berencana melengkapi papan panjat tebing yang memenuhi standar nasional di setiap Pengcab serta Pelaksanaan Kejurda FPTI bulan Mei 2026 serta Percepatan Musorprov FPTI Sumbar direncanakan Awal April 2026.

Dari tujuh Pengcab yang mendaftar untuk mengikuti Rakerprov FPTI Sumbar 2026, hanya tiga Pengcab yang hadir, yaitu; Pengcab FPTI Kota Bukittinggi, Kab Padang Pariaman, Pasaman dan Pengcab FPTI Kab 50 Kota termasuk dihadiri Peninjau FPTI Sumbar, Muhammad Zuhrizul.SE. (Rita)

Berita terkait

Cegah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Tenaga Pendidik Dibekali Strategi Manajemen Kasus

Cegah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Tenaga Pendidik Dibekali Strategi Manajemen Kasus

Padang-Spektroom : Menghadapi tantangan kekerasan terhadap anak yang semakin kompleks, sekolah kini dipacu untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, pemerintah secara proaktif membekali para pendidik dengan strategi manajemen kasus yang tepat dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang

Rafles