Kedatangan Dewi Yull, Para Muslimah Jember Antusias Ikuti Kajian Inspiratif

Kedatangan Dewi Yull, Para Muslimah Jember Antusias Ikuti Kajian Inspiratif
Kajian Inspiratif Dewi Yull di hadapan muslimah masjid Baitul Muslim, perumahan Pondok Bedadung Jember, Selasa (21/4/2026). (foto: Yul Spektroom)

Jember-Spektroom : Artis era 80-90an, Dewi Yull adalah seorang pemeran dan penyanyi Indonesia. Kariernya berlangsung lebih dari empat dekade. Salah satu peran yang turut melambungkan nama Dewi adalah saat ia berperan sebagai Jeng Sri dalam serial Losmen (1986).

Dewi Yull yang Bernama asli Raden Adjeng Dewi Pudjijati datang di Jember, Selasa (21/4/2026), bukan untuk keperluan shooting atau menyanyi, melainkan memberikan motivasi dan inspirasi kepada para muslimah di masjid Baitul Muslim, perumahan Pondok Bedadung, kelurahan Kebonsari, kecamatan Sumbersari.

Dewi Yull memberikan semangat kepada para muslimah di masjid Baitul Muslim Perumahan Pondok Bedadung. (foto : Yul Spektroom)

Sekitar 200 muslimah Majelis Taklim As Salamah memadati masjid tersebut, mendengarkan dengan antusias kajian inspiratif. Dalam kajiannya berthema “Anakku Ladang Sabar”, Dewi Yull mengingatkan para Muslimah, agar selalu menyayangi anak-anak yang menjadi titipan Allah.

“Anak adalah ladang kesabaran. Jadi saya merasa sedih jika ada bunda yang memiliki anak sempurna dan pintar bicara, namun sering memarahi dan membentak anak dengan rasa jengkel,” ujar Dewi Yull.

Dikatakan, sebagai umat manusia, kita diajarkan untuk tidak meninggikan diri. Sikap seperti itu akan membawa dampak buruk bagi diri kita sendiri.

“Kita meninggikan diri, akan direndahkan. Kita menyombongkan diri, juga akan direndahkan,” lanjut Dewi Yull.

Dewi Yull, seorang artis dan ibu yang sangat menginspirasi dalam mendidik buah hati. Salah satunya dengan mengajarkan adab di atas segalanya. Tak hanya itu, beliau juga menerapkan komunikasi yang efektif dengan sang anak agar terjalin hubungan yang lebih baik.

“Cara Allah menguatkan jiwa kita melalui anak-anak kita. Yang saya alami, anak empat masing-masing karakternya beda-beda. Ada yang penceria, ada yang manja, ada yang pendiam, ada yang penyendiri. Hargai itu. Jadi kalau bunda ingin mendisiplinkan, ingin menegur. Jangan permalukan anak di depan saudara-saudaranya yang lain. Karena banyak kasus, banyak cerita. Mudah-mudahan tidak ada yang mengalami di sini,” kata Dewi Yull.

Kedatangan Dewi Yull Bersama Sahabat Dakwah Almahyra akan berlangsung selama 2 hari di empat tempat, tiga diantaranya di kabupaten Jember, yakni kecamatan Sumbersari, Panti, dan kecamatan Patrang, dan satu tempat di kabupaten Bondowoso. (Yul)

Berita terkait

Cegah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Tenaga Pendidik Dibekali Strategi Manajemen Kasus

Cegah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Tenaga Pendidik Dibekali Strategi Manajemen Kasus

Padang-Spektroom : Menghadapi tantangan kekerasan terhadap anak yang semakin kompleks, sekolah kini dipacu untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, pemerintah secara proaktif membekali para pendidik dengan strategi manajemen kasus yang tepat dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang

Rafles