Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Metro Jaktim minta Pengurus Vihara Sinergi dengan Kepolisian

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Metro Jaktim minta Pengurus Vihara Sinergi dengan Kepolisian
Kasat binmas polres metro Jakarta Timur saat berdialog dengan pengurus vihara Amurva bhuni, foto sei humas polres,selasa, ( 17/2/2026 )

Spektroom - Dalam memperkuat sinergi keamanan serta ketertiban masyarakat, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Timur, melaksanakan kunjungan ke vihara Amurva bhuni, di jalan Pasar lama RT 004/06 kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara Selasa ( 17/2/2026)

" Selain menjalin silaturahmi dengan pengurus vihara Amurva bhuni, Kami pentingnya menjaga komunikasi dan kerjasama dengan pihak kepolisian serta meningkatkan antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan." Jelas Kasat Binmas Polres Metro Jakarta AKBP Dedi Nurhadi.

Dikatakan pengurus vihara Amurva bhuni selalu bersinergi dengan kepolisian dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Babinsa apabila terdapat gangguan Kamtibmas.

"Melalui kegiatan sambangi tersebut Polres Metro Jakarta Timur berharap tercipta hubungan yang harmonis antara kepolisian dan pengurus tempat ibadah, sehingga situasi keamanan tetap terjaga. Kepolisian juga mengingatkan agar setiap kejadian menonjol segera dilaporkan ke Polsek terdekat guna penanganan secepat dan tepat, demi terciptanya rasa aman." harapnya.

Dalam kunjungan tersebut AKBP Dedi Nurhadi, didampingi anggota Sat Binmas Polres Metro Jakarta dan berkoordinasi langsung dengan Silvia selaku pengurus vihara

Di hari yang sama Kasat Binmas melaksanakan sambang dab silaturahmi ke vihara Buddhis Avalokiteshvara Jatinegara

Kunjungan kasat menjadi bagian dari penguatan langkah Satgas Anti tawuran guna menekan pontensi konflik remaja dan gangguan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Timur.

" Dalam pertemuan bersama pengurus vihara Buddhis Avalokiteshvara, termasuk Ibu Kusni C. Dibahas pentingnya kolaborasi antara tokoh Agama pengurus rumah ibadah dsn aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif " ujsrnya

Untuk pencegahan tawuran tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dibutuhkan kepedulian bersama, mulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga tokoh masyarakat dan tokoh Agama. Rumah ibadah dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat ilmu pembinaan moral dan penguatan nilai nilai kedamaian bagi generasi muda.

Berita terkait