Antisipasi Kelangkaan, BULOG DIY Gelontorkan 21 Ribu Liter Minyakita

Antisipasi Kelangkaan, BULOG DIY Gelontorkan 21 Ribu Liter Minyakita
Perum Bulog DIY sedang melakukan pendistribusian minyak kita ke pasar Bhingharjo Yogyakarta, Jumat(17/4/26), Foto: Fatmawaty

Yogyakarta-Spektroom: Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelontorkan minyak goreng merek Minyakita ke pasar sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat.

Pada Jumat (17/4/2026), Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyampaikan bahwa pihaknya mendistribusikan sebanyak 21.900 liter Minyakita untuk mengantisipasi potensi kelangkaan di pasaran. Penyaluran dilakukan di Pasar Beringharjo, Yogyakarta.

Langkah ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada BULOG dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng. Distribusi dilakukan melalui berbagai saluran, baik pasar tradisional maupun jaringan ritel binaan BULOG.

Secara kumulatif, sejak Januari hingga pertengahan April 2026, Perum BULOG Kanwil Yogyakarta telah menyalurkan sekitar 2,1 juta liter Minyakita kepada pengecer.

Penyaluran tersebut dilakukan melalui pasar tradisional yang terpantau dalam sistem SP2KP, serta melalui outlet binaan BULOG, yakni Rumah Pangan Kita (RPK).
Dedi menegaskan, distribusi Minyakita akan terus digencarkan guna memastikan harga tetap stabil dan pasokan tersedia di tengah masyarakat.

“Kami terus menggelontorkan Minyakita ke pasar sebagai bentuk komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat. Dengan distribusi yang masif, kami optimistis harga tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, BULOG memastikan harga distribusi tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Harga jual BULOG kepada pengecer ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter, sementara Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pengecer kepada konsumen sebesar Rp15.700 per liter.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengecer agar mematuhi ketentuan HET yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga stabilitas harga di tingkat konsumen dapat terus terjaga,” tambahnya.

Selain melalui jalur distribusi pasar dan ritel, BULOG juga menyalurkan Minyakita sebagai bagian dari program Bantuan Pangan yang diberikan secara gratis kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP). Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli.

Penyaluran Minyakita secara masif ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasokan dan harga di pasar, khususnya dalam menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat. Dengan distribusi yang terus berlanjut, BULOG Kanwil Yogyakarta memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan minyak goreng.

Melalui berbagai langkah tersebut, Perum BULOG Kanwil Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan, memastikan keterjangkauan harga, serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat secara berkelanjutan. (Fatmawati)

Berita terkait

Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54, Gubernur Maluku Tegaskan Peran Strategis PKK Wujudkan Indonesia Emas 2045

Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54, Gubernur Maluku Tegaskan Peran Strategis PKK Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Maluku yang mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, berlangsung di Kantor PKK Provinsi Maluku, Jumat (17/04/2026). Peringatan HKG PKK tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten Buru,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Jembatan Manyar di Gresik Diganti Baru Target Rampung Agustus 2026

Jembatan Manyar di Gresik Diganti Baru Target Rampung Agustus 2026

Jakarta – Spektroom: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melaksanakan pekerjaan penggantian Jembatan Manyar Lama di Kabupaten Gresik sebagai langkah meningkatkan keselamatan dan keandalan infrastruktur jalan nasional. Penggantian jembatan dilakukan menyusul penurunan kondisi struktur yang berpotensi memengaruhi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Penanganan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan konektivitas tetap terjaga

Nurana Diah Dhayanti