Asa Itu Ada Didepan Mata, Seiring Deru Dump Truk Molen Yang Lalu Lalang
Lampung Tengah - Spektroom: Setelah bertahun-tahun bersinggungan dengan debu dan kubangan air, impian mereka melihat jalan provinsi ruas Padang Ratu - Kalirejo diperbaiki akhirnya terwujud.
Asa itu telah nampak didepan mata, seiring bunyi mesin penggilas dan deru dump truk molen yang lalu lalang mengangkut semen cor.
Bahkan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun ke lapangan untuk memastikan pengerjaan jalan sepanjang 6,5 kilometer ini berjalan sesuai standar kualitas terbaik. Tak sekadar meninjau, kehadiran Gubernur Mirza menjadi momentum emosional bagi warga yang selama ini merasa aspirasinya terpendam.
Irma Pujianti, salah satu warga Bangunrejo, menyampaikan keluhan terkait rusaknya jalan yang sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki. Dan kini bersyukur di bawah kepemimpinan Gubernur Mirza jalan ini mendapatkan perhatian dan perbaikan jalan.
"Jalan ini sudah lama sekali hancur. Karena sudah terlalu lama, saya sampai lupa tahun berapa terakhir diperbaiki. Kalau hujan, jalan ini jadi seperti sungai, lubang di mana-mana. Sering sekali mobil terperosok. Sekarang, Alhamdulillah, rasanya senang sekali bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur dan melihat jalan kami mulai dibangun," ujar Irma.
Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali ditegaskan.
Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja intensif Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal ke Kabupaten Lampung Tengah untuk meninjau progres percepatan infrastruktur jalan provinsi, Jum'at (3/4/2026).
Dengan pendekatan yang tegas dalam pengawasan, Gubernur Mirza memastikan bahwa perbaikan infrastruktur Jalan Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai standar kualitas tertinggi.
Langkah nyata ini dilakukan dengan peninjauan proses pengerjaan perbaikan ruas jalan Kalirejo–Bangun Rejo di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Secara strategis, ruas ini menghubungkan sejumlah jalur penting lainnya, seperti Kalirejo–Padang Ratu, Bangun Rejo–Wates, hingga Kalirejo–Pringsewu.
Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga tengah mempercepat perbaikan di ruas lain, termasuk penanganan ruas Padang Ratu–Kalirejo dan Padang Ratu–Pekurun Udik.
Upaya ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak dilakukan secara parsial, melainkan terintegrasi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan data teknis kegiatan tahun 2026, spesifikasi tiga ruas jalan tersebut yaitu: Ruas Kalirejo - Bangunrejo Penanganan sepanjang 5,53 KM dengan perkerasan beton (rigid pavement) senilai Rp 57,75 Miliar.
Ruas Padang Ratu - Pekurun Udik: Penanganan sepanjang 3,5 KM dengan jenis pekerjaan Rigid Beton dan Aspal senilai Rp 38,39 Miliar.
Ruas Padang Ratu - Kalirejo: Penanganan sepanjang 6,5 KM dengan jenis pekerjaan Rigid Beton dan Aspal senilai Rp 66,69 Miliar.
Ketiga ruas tersebut dikenal sebagai salah satu jalur vital dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi di wilayah sekitarnya.
Kawasan ini didominasi oleh aktivitas masyarakat seperti sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan, yang membuat mobilitas harian berlangsung intens sepanjang waktu. Termasuk aktivitas anak-anak sekolah.(@Ng).