Asap Kebakaran Lahan Berisiko Picu Gangguan Pernapasan, Warga Diminta Waspada

Asap Kebakaran Lahan Berisiko Picu Gangguan Pernapasan, Warga Diminta Waspada
Dokter RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, dr. Nihayatus Solikhah, mengingatkan bahwa asap kebakaran lahan beresiko picu gangguan pernapasan karna mengandung partikel halus serta zat toksik . Foto : Spektroom

Spektroom – Memasuki musim kemarau, kebakaran lahan kembali menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kota Pontianak.

Dampaknya tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat akibat paparan asap pekat yang bercampur debu dan partikel berbahaya.

Dokter RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, dr. Nihayatus Solikhah, mengingatkan bahwa asap kebakaran lahan mengandung partikel halus serta zat toksik yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan gangguan kesehatan, terutama jika terhirup dalam jangka waktu lama.

“Di dalam asap kebakaran terdapat partikel-partikel halus dan zat berbahaya. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma, penyakit jantung, dan paru-paru merupakan kelompok yang paling rentan terdampak,” ujarnya saat memberikan sosialisasi kepada sekitar 100 pasien RSUD SSMA, Rabu (28/01/2026).

Nihayatus menjelaskan, paparan kabut asap dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari keluhan ringan hingga masalah serius pada sistem pernapasan.

Gejala yang umum dirasakan masyarakat antara lain iritasi mata, batuk, pilek, hingga penurunan daya tahan tubuh apabila terpapar secara terus-menerus.

“Kabut asap membawa partikel sangat kecil yang mudah masuk ke paru-paru.

Dampaknya bisa berupa iritasi mata, batuk, pilek, dan keluhan kesehatan lainnya, khususnya pada kelompok masyarakat yang rentan,” jelasnya.

Meski demikian, hingga saat ini RSUD SSMA belum mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang secara langsung disebabkan oleh kabut asap.

Menurut Nihayatus, sebagian besar pasien dengan keluhan ringan biasanya lebih dulu mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Data di RSUD SSMA belum menunjukkan lonjakan pasien ISPA akibat kabut asap.

Pasien dengan keluhan ringan seperti batuk, pilek, atau iritasi mata umumnya ditangani di puskesmas atau FKTP sebagai layanan kesehatan pertama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nihayatus juga mengimbau masyarakat Kota Pontianak agar meningkatkan kewaspadaan ketika kabut asap mulai muncul.

Ia menyarankan warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko paparan.

“Jika tidak ada keperluan yang mendesak, sebaiknya tetap beraktivitas di dalam rumah.

Namun apabila harus keluar, gunakan masker sebagai alat pelindung diri untuk meminimalkan dampak asap terhadap kesehatan,” pungkasnya.

Berita terkait

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Bogor-Spektroom : Rudy Susmanto, melakukan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 bersama Kepala BPS Kabupaten Bogor di kediamannya, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bogor. " Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah penting untuk memperoleh data yang

Asmari, Buang Supeno
Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno