Trending

Awal Tahun 2026, Volume Angkutan Barang KAI Daop 6 Yogyakarta Meningkat

Awal Tahun 2026, Volume Angkutan Barang KAI Daop 6 Yogyakarta Meningkat
Kereta angkut barang hantaran selama Januari 2026 meningkat jika dibanding tahun 2025. (Foto : humas Daop 6)

Spektroom - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat kinerja positif pada layanan angkutan barang pada Januari 2026. Total volume angkutan barang mencapai 29.970 ton atau meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari 2025 sebesar 25.520 ton.

Peningkatan kinerja tersebut terutama ditopang oleh angkutan komoditas Bahan Bakar Minyak (BBM) dan parcel. Pada Januari 2026, volume angkutan BBM tercatat sebesar 27.986 ton, naik 21 persen dibandingkan Januari 2025 yang mencapai 23.122 ton.

Sementara itu, angkutan parcel juga mengalami pertumbuhan sebesar 16 persen, dari 1.105 ton pada Januari 2025 menjadi 1.287 ton pada Januari 2026. Capaian ini turut didukung oleh komoditas lainnya seperti Barang Hantaran Parcel (BHP) dan komoditas lain.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang KAI, khususnya untuk komoditas strategis.

“Peningkatan volume angkutan barang pada Januari 2026, terutama untuk BBM dan parcel, menunjukkan peran strategis KAI sebagai moda transportasi logistik yang andal, aman, dan ramah lingkungan dalam menopang distribusi logistik nasional.

Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan serta ketepatan waktu pengiriman guna mendukung kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Daop 6,” ujar Feni.

Dengan capaian tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung kelancaran distribusi barang serta pertumbuhan sektor logistik di wilayah Daop 6 dan sekitarnya.

Ke depan, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperkuat layanan angkutan barang melalui inovasi dan kolaborasi dengan para mitra, sehingga kereta api menjadi pilihan utama dalam sistem logistik yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

KAI Daop 6 juga akan terus mengoptimalkan sarana, prasarana, serta inovasi layanan angkutan barang guna memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung sistem logistik nasional yang berkelanjutan. (Fatmawati)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru