Ayo Ungkap Apakah Kentang dan Tomat Satu Nenek Moyang?

Ayo Ungkap  Apakah Kentang dan Tomat Satu Nenek Moyang?
Ilustrasi pekebunan tomat

Spektroom- Melalui Studi baru menunjukan adanya keterikatan  asal usul dari kedua tanaman Kentang dan Tomat.  Tomat dan kentang merupakan spesies yang berbeda.   Namun, menurut  studi baru menunjukkan, adanya keterikatan asal usul dari kedua tanaman tersebut. Dalam ilmu botani, tomat merupakan buah karena memiliki biji dan tumbuh dari bunga. Sementara kentang termasuk jenis umbi-umbian

.Belum lama ini, para ilmuwan telah menemukan bahwa kedua makanan tersebut ternyata tidak terlalu jauh satu sama lain. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Cell, menemukan bahwa kentang berevolusi dari nenek moyang tomat hampir 9 juta tahun yang lalu.

Hal ini berawal dari tomat liar yang tumbuh di Andes, disilangkan dengan tanaman bernama Etuberosum. Melalui proses yang disebut hibridisasi, mereka mencampur materi genetik mereka untuk membentuk garis keturunan yang sama sekali baru.

"Tomat adalah induknya dan Etuberosum adalah bapaknya," kata Sanwen Huang, seorang profesor di Institut Genomik Pertanian di Shenzhen, Tiongkok, dilansir The Guardian. Namun, hal ini awalnya tidak jelas," katanya sebagai pemimpin tim peneliti.

Selama ini, para ilmuwan bingung mengenai asal usul kentang modern. Dari segi penampilan, kentang menyerupai spesies dari Chili yang disebut Etuberosum, dengan satu perbedaan penting: Etuberosum tidak menghasilkan umbi yang kaya pati.Berawal dari kondisi ini, ilmuwan melihat gen penting pada tomat purba.

Tanaman Kentang

Para peneliti mencoba menjelaskan garis gen umbi-umbian, melalui 'nenek moyang' tomat.Meskipun tomat tidak memiliki umbi, tomat purba menyediakan gen penting, yang ketika dicampur dengan genetika Etuberosum, bisa membuat kentang modern membentuk umbi.

Menurut para peneliti.Untuk mengungkap fakta baru ini, tim peneliti menganalisis 450 genom dari kentang budidaya dan 56 genom dari spesies liar. Mereka menemukan bahwa dua gen krusial dalam pembentukan umbi: SP6A, yang ditemukan pada tomat, dan IT1, yang ditemukan pada Etuberosum.

Kedua gen tersebut tidak cukup untuk berdiri sendiri. Namun, ketika keduanya bergabung, seperti pada tanaman kentang, keduanya berinteraksi, memicu proses dahsyat yang mengubah batang bawah tanah menjadi umbi yang kaya pati dan lezat.

"Gen SP6A dari induk tomat memerintahkan tanaman kentang untuk membentuk umbi, sementara gen IT1 dari Etuberosum membantu mengendalikan pertumbuhan batang bawah tanah yang membentuk umbi. Kedua bagian tersebut dibutuhkan untuk menciptakan kentang yang dikenal dan dicintai saat ini," jelas peneliti, dilansir CBS News."

Berita terkait

Kampung Nelayan Merah Putih, Program Strategis Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Kampung Nelayan Merah Putih, Program Strategis Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Tanjungpinang-Spektroom : Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan program strategis Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pembangunan sarana prasarana teritegrasi di wilyah pesisir. Ketika di hubungi Spektroom, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kepulauan Riau (Kepri), Said Sudrajat menjelasan Pemerintah Propinsi Kepri, pada tahap pertama di tahun anggaran

Desmawati, Rafles
PLN Indonesia Power UBP Ombilin Salurkan Asupan Bergizi untuk Siswa di Sawahlunto, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sehat

PLN Indonesia Power UBP Ombilin Salurkan Asupan Bergizi untuk Siswa di Sawahlunto, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sehat

Sawahlunto-Spektroom : PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program kepedulian gizi bagi anak-anak usia dini dan sekolah dasar. Melalui perwakilan manajemen, Hadi Mulyanto serta komunitas Srikandi PLN IP UBP Ombilin, perusahaan menyalurkan asupan bergizi kepada siswa di SDN 19 Sijantang, TK Kasih Ibu, dan

Riswan Idris, Rafles