Babinsa Jajaran Kodim 1425/ Jeneponto Perkuat Basis Data Balita Percepatan Penanganan Stunting

Babinsa Jajaran Kodim 1425/ Jeneponto Perkuat Basis Data Balita Percepatan Penanganan Stunting
Babinsa Jajaran Kodim 1425/Jeneponto lakukan pendataan stunting .( Pen Dim 1425/Jeneponto )

Jeneponto- Spektroom :Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto melaksanakan pendampingan kegiatan validasi dan pengukuran ulang serentak data balita kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS) dan stunting di wilayah binaan masing-masing.

Kegiatan ini berlangsung di sejumlah desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya memperbarui data lapangan agar sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa turut mendampingi petugas kesehatan dan kader posyandu saat melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, serta verifikasi data balita.

"Kehadiran Babinsa bertujuan membantu kelancaran kegiatan, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memastikan proses pendataan berjalan tertib dan maksimal" Ujar Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa , Jumat (19/6/2026)

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan wujud sinergi TNI AD dengan pemerintah daerah dalam mendukung program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

"Dengan data yang akurat dan terkini, berbagai langkah intervensi yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi anak." Ucapnya.

Terkait kegiatan itu, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir mendukung setiap program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pencegahan dan penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak, sehingga keterlibatan Babinsa di lapangan menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas menuju Indonesia yang lebih maju.

Data Kodim 1425/ Jeneponto menyebutkan Babinsa yang terlibat dalam pendataan mereka yang bertugas di 113 Desa/ Kelurahan,dibantu nakes di wilayah masing- masing.

Sementara itu Ibu Rugaya warga kabupaten Jeneponto mengakui keikut sertaan Babinsa dalam pendataan Stunting menunjukkan adanya kolaborasi Pemerintah dan Unsur TNI- Polri di daerah ini yang cukup baik sehingga diharapkan angka stunting di kabupaten jeneponto bisa diatasi minimal berkurang.

Berita terkait

Respons Perubahan Iklim, Bupati Sleman Dukung Pemanfaatan Teknologi RO untuk Ketahanan Air Bersih Warga

Respons Perubahan Iklim, Bupati Sleman Dukung Pemanfaatan Teknologi RO untuk Ketahanan Air Bersih Warga

Sleman–Spektroom : Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi meluncurkan sekaligus menghadiri seremonial serah terima Program Penyediaan Air Bersih Berkelanjutan yang memanfaatkan panen air hujan dan mata air berbasis teknologi Reverse Osmosis (RO), Jumat (19/6/2026). Pemanfaatan teknologi tersebut merupakan program kerjasama PT Hutama Karya Persero dengan Yayasan Anak Bangsa

Fatmawaty, Julianto
Lomba Merpati Kolong Kapolres Cup 2026 Kabupaten Pekalongan

Lomba Merpati Kolong Kapolres Cup 2026 Kabupaten Pekalongan

Pekalongan-Spektroom: Dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80, digelar Lomba Merpati Kolong Kapolres Cup 2026. Kegiatan berlangsung di Lapak Angkasa, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jumat, 19 Juni 2026. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi ratusan penghobi, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, mengatakan kegiatan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Teknologi RO Ubah Air Hujan Jadi Air Layak Minum untuk Warga Gemawang

Teknologi RO Ubah Air Hujan Jadi Air Layak Minum untuk Warga Gemawang

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung pemanfaatan teknologi Reverse Osmosis (RO) sebagai solusi penyediaan air bersih berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya saat meresmikan dan menghadiri seremoni serah terima Program Penyediaan Air Bersih Berkelanjutan berbasis panen air hujan dan mata air dengan teknologi RO

Fatmawaty, Bian Pamungkas