Bahana Bersahaja 2026, Pemkab Madiun Hadirkan Layanan Terpadu hingga Sentuh Warga Desa Karangrejo

Bahana Bersahaja 2026, Pemkab Madiun Hadirkan Layanan Terpadu hingga Sentuh Warga Desa Karangrejo
Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau pembangunan infrastrutur saat Bahana Bersahaja

Spektroom - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menegaskan komitmennya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui kegiatan Bahana Bersahaja 2026 yang digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kamis (22/1/2026).

Program ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus upaya percepatan pemerataan kesejahteraan hingga pelosok desa. Tidak sekadar seremoni, Bahana Bersahaja dirancang sebagai layanan terpadu yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Sejak pagi, Bupati Madiun bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi, dilanjutkan kerja bakti, serta kunjungan ke rumah lansia sebagai bentuk kepedulian sosial. Rombongan juga meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) di Dusun Watu Tumpeng dan Sukomoro, serta pembangunan drainase di Dusun Karangsemi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Bahana Bersahaja juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat. Pemkab Madiun menggelar kunjungan ke Creative Hub, pelatihan UMKM Bersahaja, Pasar Murah, hingga Bazar UMKM yang disambut antusias warga setempat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Karangrejo dan sekitarnya dapat mengakses berbagai pelayanan publik secara terpadu. Mulai dari perpustakaan digital, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP dan KK, kartu kuning/AK1, Nomor Induk Berusaha (NIB), pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga sertifikasi produk halal.

Sejumlah instansi turut ambil bagian dalam Bahana Bersahaja, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Palang Merah Indonesia (PMI), Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Samsat, Bank Daerah Kabupaten Madiun, Bank Jatim, serta Polres Madiun yang membuka layanan pengurusan SKCK dan SIM.

Dari sisi pembangunan fisik, Pemkab Madiun merealisasikan pembangunan saluran drainase pasangan batu di ruas Jalan Bantengan–Karangrejo sepanjang total 208 meter. Drainase tersebut terdiri dari sisi kanan dan kiri masing-masing sepanjang 104 meter, dengan dimensi tinggi 60 sentimeter dan lebar 50 sentimeter, guna meningkatkan kualitas lingkungan dan mencegah genangan air.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun juga turut berperan aktif dengan melakukan kunjungan ke posyandu, pembinaan Pokja I hingga IV, pemberian Alat Permainan Edukatif (APE) untuk seluruh posyandu, serta penyaluran paket bagi ibu hamil sebagai dukungan terhadap kesehatan ibu dan anak.

Melalui Bahana Bersahaja 2026, Pemkab Madiun berharap aspirasi masyarakat dapat terserap secara langsung dan diwujudkan dalam program nyata, sehingga mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Karangrejo dan wilayah sekitarnya.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti