Balai Kita Hadir, Pemprov NTB Perkuat Identitas dan Daya Saing UMKM

Balai Kita Hadir, Pemprov NTB Perkuat Identitas dan Daya Saing UMKM
Kepala BKP3UD provinsi NTB M Achiyat Winata saat memberikan keterangan Pers terkait Promosi Produk Unggulan Daerah (foto Diskominpotik ntb)

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat strategi promosi produk unggulan daerah melalui pengembangan konsep “BALE KITA ” sebagai ruang pemasaran berbasis kearifan lokal, yang mengintegrasikan identitas budaya dengan kebutuhan pasar modern.

Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov NTB dalam mendorong UMKM naik kelas, tidak hanya dari sisi kualitas produk, tetapi juga dari aspek branding, kurasi, dan pengalaman konsumen.

Kepala Balai Kemasan Promosi Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BKP3UD) Disperindag NTB, M. Achiyat Winata, di Mataram, Kamis (2/4/2026) menjelaskan bahwa BALE KITA dirancang sebagai ruang bersama yang merepresentasikan nilai lokal sekaligus menjawab tantangan pasar.

“BALE KITA dimaknai sebagai rumah bersama. Tempat berkreasi, berinovasi, terbuka, dan tetap menjaga keaslian produk NTB,” ujarnya.

Ia menegaskan, konsep ini tidak sekedar perubahan nama, tetapi bagian dari penataan ulang sistem promosi produk unggulan daerah agar lebih adaptif, terkurasi, dan berdaya saing.

Setiap produk akan melalui proses kurasi yang lebih ketat, mencakup kualitas, legalitas, hingga kemasan. Selain itu, pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan berkelanjutan agar mampu memenuhi standar pasar.

“Produk yang masuk tidak hanya ditampilkan, tetapi dipersiapkan agar benar-benar siap bersaing,” jelasnya.

Salah satu pendekatan utama yang diusung adalah penguatan story value pada setiap produk. Setiap produk akan dilengkapi narasi mengenai asal-usul, proses produksi, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual sekaligus membangun kedekatan emosional antara konsumen dan produk lokal NTB.

“Yang kita jual bukan hanya produk, tetapi juga cerita dan identitas di baliknya,” tambah Achiyat.

Pemprov NTB menargetkan BALE KITA akan diluncurkan dalam waktu dekat, terutama untuk mendukung momentum event internasional seperti Rinjani 100. Selain itu, BALE KITA akan diperkuat dengan strategi promosi digital serta kolaborasi lintas perangkat daerah guna memperluas jangkauan pemasaran.

Ke depan, Pemprov NTB juga mendorong perluasan pasar melalui kemitraan dengan ritel modern serta penguatan titik promosi di lokasi strategis, seperti bandara dan destinasi wisata unggulan. Saat ini, sebanyak 418 pelaku UMKM dengan lebih dari 5.700 produk telah menjadi bagian dari ekosistem pemasaran yang akan diperkuat melalui konsep BALE KITA.

Pemprov NTB optimistis, pengembangan BALE KITA akan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem promosi yang lebih kuat, sekaligus memperkuat posisi produk lokal NTB di pasar nasional hingga global.

Berita terkait

Upacara Bendera Jadi Momentum Pemkab Jeneponto Apresiasi Kafilah MTQ Sulsel 2026

Upacara Bendera Jadi Momentum Pemkab Jeneponto Apresiasi Kafilah MTQ Sulsel 2026

Jeneponto, – Spwktroom :Pemerintah Kabupaten Jeneponto melaksanakan upacara bendera rutin yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jeneponto, Senin (22/6/2026). Selain menjadi sarana penguatan disiplin aparatur, upacara tersebut juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk memberikan apresiasi kepada Kafilah Kabupaten Jeneponto yang telah berpartisipasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran, Pemko Payakumbuh Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran, Pemko Payakumbuh Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Payakumbuh-Spektroom : Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan bahwa data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk mendorong pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota

Rafles