Nenek 72 Tahun di Sleman Raih Sertifikat Varietas Tanaman Hoya

Nenek 72 Tahun di Sleman Raih Sertifikat Varietas Tanaman Hoya
Nenek 72 Tahun di Sleman Raih Sertifikat Varietas Tanaman Hoya. (Foto : Fatmawaty).

Sleman-Spektroom : Hervia Latukonsina Budi, 72 tahun, berhasil mengembangkan tanaman hoya hingga meraih sejumlah sertifikat varietas dari Kementerian Pertanian RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY.

Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung dalam kegiatan di Hoya Plantation, Padukuhan Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan peluncuran buku Merawat Pertiwi, Melestarikan Hoya Indonesia.

Hervia mengatakan Indonesia memiliki kekayaan tanaman hoya yang sangat besar. Lebih dari 100 jenis hoya diketahui tumbuh di berbagai kawasan hutan Indonesia, mulai dari Sumatra, Maluku, Papua hingga Pulau Jawa.

Menurutnya, Pulau Jawa menjadi salah satu wilayah dengan keragaman hoya yang cukup tinggi. Kekayaan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi.

“Harapan saya, tanaman hoya bisa ditanam oleh petani kita sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan petani Indonesia,” kata Hervia.

Ia menilai harga tanaman hoya di pasar dunia tergolong tinggi. Karena itu, pengembangan budidaya hoya secara lebih serius di Indonesia berpeluang membuka sumber pendapatan baru bagi petani sekaligus mendorong pelestarian tanaman tersebut.

Sementara itu, Nanik Suwarni dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian RI mengatakan tanaman hoya memiliki potensi untuk dikembangkan dan memberikan nilai tambah ekonomi.

Menurutnya, penelitian dan pengembangan hoya tidak hanya berhenti pada upaya konservasi, tetapi dapat dilanjutkan melalui budidaya dan pemanfaatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan alam telah menyediakan berbagai tanaman yang bermanfaat.

Namun, diperlukan pengetahuan dan keterampilan agar tanaman tersebut dapat dirawat dan dikembangkan secara optimal.
“Semoga ilmu Nenek Hervia dapat ditularkan kepada anak-anak muda yang banyak tidak mengenal tanaman hoya,” ujar Aris.

Aris mengakui pemerintah kini semakin intensif memberikan perhatian terhadap pengembangan hoya. Dukungan pemerintah daerah, kata dia, diperlukan agar hoya dapat berkembang sebagai salah satu tanaman khas yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles