Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih
Gubernur Agustiar saat turun langsung membantu mengisi air bersih bagi warga terdampak. (Foto: dok MMC KTg)

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas.

Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten Kapuas, Sabtu (26/9/2026), berupa pangan, masker, vitamin, air bersih, hingga bantuan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Di Kecamatan Kapuas Timur, sebanyak 1.000 paket bantuan pangan serta 1.500 masker dan vitamin disalurkan kepada masyarakat. Bantuan serupa juga diberikan di Kecamatan Pulau Petak berupa 1.000 paket pangan serta 1.000 masker dan vitamin.

Sementara di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, pemerintah menyediakan 3.500 paket melalui pasar murah dan 1.644 paket KHBS, disertai 5.000 masker dan vitamin. Sedangkan di Kecamatan Basarang, bantuan pangan dan perlindungan kesehatan juga dilengkapi 50 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.

Bagi Gubernur Agustiar, bantuan tersebut bukan semata soal jumlah paket yang disalurkan, melainkan pesan bahwa masyarakat tidak menghadapi kesulitan seorang diri.

“Kemarau tahun ini berlangsung cukup panjang. Kebakaran lahan juga telah terjadi dalam waktu yang cukup lama. Hampir dua bulan kita bersama-sama berjibaku menghadapi kondisi tersebut,” ujar Agustiar saat menyampaikan sambutan di Kantor Kecamatan Kapuas Timur.

Menurutnya, kondisi kemarau dan kebakaran lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pemerintah perlu hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memastikan pelayanan tetap berjalan.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita menunjukkan kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” katanya.

Gubernur Agustiar Sabran didampingi Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menyerahkan bantuan sembako. (Foto: dok MMC KTg)

Agustiar mengatakan langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar masyarakat yang menghadapi kondisi sulit tetap dapat menjalankan kehidupan sehari-hari dan memperoleh dukungan pemerintah.

Ia menegaskan, Pemprov Kalteng akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan seluruh pihak terkait dalam menghadapi dampak kemarau panjang serta kebakaran lahan.

“Kita harus terus bergandengan tangan, saling membantu, dan saling menguatkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Begitu juga sebaliknya, masyarakat membutuhkan pemerintah untuk hadir memberikan perlindungan dan pelayanan,” tutur Agustiar.

Kepedulian itu tidak berhenti pada penyerahan bantuan secara simbolis. Di Kecamatan Kapuas Timur, Gubernur Agustiar juga turut membantu mengisi air bersih bagi warga terdampak.

Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, kunjungan Gubernur kali ini merupakan kali kedua untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat Kecamatan Kapuas Timur.

Selain Kapuas Timur, bantuan juga disalurkan di Kecamatan Pulau Petak dan Selat serta akan dilanjutkan ke sejumlah wilayah lainnya. Sebelumnya, Gubernur juga telah menyerahkan bantuan di Kecamatan Mentangai, Timpah, dan Pujon. (Polin-IAQF/TRA)

Berita terkait

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Semarang-Spektroom : Kelulusan bukan garis akhir bagi mahasiswa Politeknik Katolik (Polteka) Mangunwijaya Semarang. Justru setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan menghadapi tantangan yang menuntut kompetensi sekaligus mentalitas yang kuat. Pesan itu disampaikan Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang, Dr. Yohanes Yupilustanaji A., M.Hum., saat Wisuda ke-9 dan Angkat Sumpah Tahun Akademik

Y.Bambang Triyono, Bian Pamungkas