Bangun Sinergi Cegah Stunting, Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara Gandeng Perusahaan Lewat Program GENTING

Bangun Sinergi Cegah Stunting, Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara Gandeng Perusahaan Lewat Program GENTING
Plt. Kaper BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu saat melakukan audensi dengan PT Zong Hai Rare Metal Mining untuk Program GENTING (Foto:BKKBN Malut)

Halteng–Spektroom : Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Maluku Utara bersama PT. Zong Hai Rare Metal Mining berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di wilayah Ring 1 dan Ring 2 perusahaan, Jumat (7/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos., didampingi jajaran serta Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Halmahera Tengah, Syaiful Bahri Habib beserta tim.

Rombongan diterima oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. Zong Hai Rare Metal Mining, Onie Briqvan Ramadhany, bersama Supervisor CSR Dicky Sabhara, Supervisor HSE Stevano Dihart, dan Assistant Generalist Wildan Alicondro Dulzamirki.

Mewakili manajemen perusahaan, Onie Briqvan Ramadhany menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara dan P2KBP3A Halmahera Tengah. Menurutnya, pertemuan tersebut membahas sejumlah poin strategis terkait pelaksanaan Program GENTING yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menegaskan, PT. Zong Hai Rare Metal Mining sejak awal memiliki komitmen mendukung upaya percepatan penurunan stunting. Karena itu, kolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN dinilai menjadi peluang yang baik untuk diwujudkan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Ring 1 dan Ring 2 perusahaan.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program ini. Ke depan, BKKBN dan PT Zong Hai akan terus berproses sehingga realisasi program dapat berjalan dengan baik," ujar Onie.

Ia menambahkan, secara teknis perusahaan membutuhkan data keluarga sasaran Program GENTING di wilayah Ring 1 dan Ring 2 sebagai dasar verifikasi di lapangan. Setelah data tersebut diverifikasi dan memperoleh persetujuan manajemen, perusahaan siap merealisasikan program bersama pemerintah.

"Harapan kami, angka stunting dapat terus menurun. Kami tidak ingin kualitas generasi mendatang menurun. Sebaliknya, mereka harus tumbuh menjadi generasi yang lebih baik dan mampu melampaui generasi saat ini," katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk segera menindaklanjuti penyediaan data Keluarga Risiko Stunting (KRS) sebagai dasar pelaksanaan Program GENTING.

"Pertama, kami menyampaikan terima kasih kepada perusahaan atas sambutan yang diberikan. Pertemuan ini menghasilkan titik kesepakatan, terutama terkait penyediaan data Keluarga Risiko Stunting di wilayah Ring 1 dan Ring 2 perusahaan," ujar Ansar.

Ansar menjelaskan, pihaknya akan menyiapkan data yang akurat berbasis by name by address agar pelaksanaan program tepat sasaran. Menurutnya, percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

Berita terkait

Lapas Jailolo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Warga Binaan dan Pegawai Lapas

Lapas Jailolo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Warga Binaan dan Pegawai Lapas

Jailolo-Spektroom : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jailolo Kabupaten Halmahera Barat bekerja sama dengan Puskesmas Kota Jailolo melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, Jumat (7/8/2026). Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dilakukan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Pegawai di aula

Nanang Adrany, Julianto