Banjir Rendam Dua Dusun di Suti Semarang, Warga Bertahan di Tengah Kepungan Air

Banjir Rendam Dua Dusun di Suti Semarang, Warga Bertahan di Tengah Kepungan Air
Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel membenarkan terjadi Bencana Banjir di Kabupaten Bengkayang. (Foto : Apolo/ Spektroom)

Spektroom – Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Bengkayang dalam beberapa hari terakhir membawa dampak serius bagi warga Kecamatan Suti Semarang.

Pada Jumat pagi, (09/01/2026), genangan banjir kembali merendam permukiman warga di Dusun Kendaik dan Dusun Beringin, Desa Cempaka Putih.

Air sungai yang meluap perlahan masuk ke rumah-rumah, sekolah, hingga fasilitas pendidikan anak usia dini.

Kabag Prokopim Setdakab Bengkayang Sutrisno,S.Pd.,M.Pd dihubungi via WA menjelaskan Sejak pukul 09.00 WIB, aparat TNI/Polri bersama unsur pemerintah kecamatan turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi banjir.

Di Dusun Kendaik, ketinggian air bervariasi antara 100 hingga 200 sentimeter, merendam sedikitnya 30 rumah warga. Aktivitas warga lumpuh.

Kondisi Banjir rendam rumah warga

Anak-anak terpaksa diliburkan karena dua fasilitas pendidikan, SDN 02 Kendaik dan PAUD Kendaik, ikut terendam air.

Hal serupa terjadi di Dusun Beringin. Sebanyak 25 rumah warga terdampak dengan ketinggian air yang hampir sama.

PAUD di dusun tersebut juga tak luput dari genangan. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Salah satu bangunan sekolah yg terdampak Banjir

Di tengah kepungan air, warga memilih bertahan sambil menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Dokumen penting, peralatan elektronik, dan perabot rumah tangga dipindahkan seadanya.

Sebagian warga mengaku sudah terbiasa dengan banjir musiman, namun tingginya debit air kali ini membuat mereka tetap khawatir dan tetap waspada.

“Kalau hujan tidak berhenti, air bisa naik lagi. Kami hanya bisa berjaga-jaga,” ujar Dapid salah seorang warga Dusun Kendaik.

Petugas gabungan melakukan koordinasi intensif dengan Muspika Kecamatan Suti Semarang serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar terus memantau perkembangan debit air Sungai Kendaik.

Warga diminta tetap siaga terhadap kemungkinan evakuasi mendadak, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Menurut hasil pemantauan, banjir terjadi akibat meningkatnya debit air Sungai Kendaik yang dipicu curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Permukiman warga yang berada di bantaran sungai menjadi area paling terdampak.

Diperkirakan banjir baru akan surut dalam dua hari ke depan jika intensitas hujan menurun.

Namun, potensi banjir susulan masih terbuka. Petugas mengingatkan, jika debit air meningkat secara signifikan tanpa penanganan cepat dan terkoordinasi, risiko kerugian material hingga korban jiwa tidak dapat diabaikan.

Sementara BPBD provinsi Kalimantan Barat membenarkan kejadian tersebut.

Ketua satgas Informasi BPBD Kalimantan Barat Daniel dihubungi dikantornya menyatakan menerima laporan2 dari daerah bencana .

Pada cuaca exstrem akhir akhir ini curah hujan tinggi sehingga tak terhindari beberapa kabupaten mengalami musibah Banjir.

Ia menghimbau masyarakat di lokasi Banjir tetap siaga dan waspada . Sampaikan laporan secara cepat jika banjir pada kondisi tidak dapat di tolelaransi .pungkasnya.

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс