Banting Setir Dari PNS Jadi Pedagang Sukses

Banting Setir Dari PNS Jadi Pedagang Sukses

Banjarmasin, Spektroom.id -
Menjadi PNS golongan II bagi Zarkawi (62 tahun) sekeluarga sangat berat, setiap perbelanjaan rumah tangga untuk kehidupan harus betul-betul dihemat agar gaji sebulan bisa bertahan untuk satu bulan.

Hari demi hari kehidupan selaku PNS ia jalani dengan serba seadanya, yang kemudian hal itu membuat ia terus berpikir keras untuk keluar dari ke ‘supersederhanaan’itu sehingga mencapai usia 50 tahun dia memberanikan diri pensiun dini selaku PNS.

Pada saat pensiun dini itu dia dapat pencairan dana Taspen dan langsung dia belikan sebuah rumah tua di pojok kota Banjarmasin, tetapi di pinggir jalan , yang kemudian rumah tua itu dirombak jadilah toko kecil seadanya.
Untungnya barang-barang yang ia jual tidak ada risiko daluwarsa, atau basi atau digigit serangga, yaitu bahan-bahan bangunan seperti cat, semen, alat-alat sekitar ledeng dan lain-lain.

Awal usahanya bermodalkan kepercayaan dari pemasok atau hutang sambil terus dagang , dan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dicukupkan dengan gaji pensiun golongan II, sedangkan hasil dagangan tidak diutak-atik , tetap terus di investasikan lagi ke barang dagangan

Bahasa sederhana untuk pedagang adalah ‘beli di pasar induk jual di pasar kecil’, kalau perlu ‘beli di pasar ibu kota propinsi, jual di pasar kecamatan, bagi pembeli bisa maklum harga di pasar kecil sedikit lebih mahal daripada di pasar besar atau induk, ini menjadi satu point yang diperoleh oleh Zarkawi.

Menjawab pertanyaan spektroom agar laku dia berjanji kepada pembeli untuk mempersilahkan membandingkan ketika sudah dibeli, bila harga barangnya lebih mahal dipersilahkan tidak beli di tokonya. “kalau misalnya bapak beli ditempat saya ini, lalu membanding dengan toko lain ternyata lebih mahal daripada toko yang lain, silahkan untuk tidak datang lagi ke toko saya”, ujar Zarkawi.

Tentang pembeli yang beli langsung ke agen atau pemasok Zarkawi tidak khawatir, karena pemasok atau agen tidak pernah menjual murah bila beli eceran. Zarkawi bertutur : “ kalau agen menjual eceran dipastikan tidak akan lebih murah daripada yang dijual ditoko saya, dan karena setiap hari saya beli ke agen atau pemasok dalam jumlah yang relatif besar, harganya selalu lebih murah, sehingga saya bisa menekan harga beli”.


Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun Zarkawi tidak lagi dengan tampilan seperti PNS, yaitu misalnya rumah type 36 atau RSS dan kendaraan sepeda motor, tapi sekarang sudah memiliki beberapa buah rumah serta beberapa mobil, terutama pick up sebagai armada hariannya, itulah hasil dari ‘banting setir’ yang tepat, alhamdulillah

Berita terkait

Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Gratis Polda Kalteng, Hari Bhayangkara ke-80 Diwarnai Aksi Sosial Nyata

Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Gratis Polda Kalteng, Hari Bhayangkara ke-80 Diwarnai Aksi Sosial Nyata

Palangka Raya-Spektroom: Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah memadati Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (23/6/2026), untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebelum kegiatan bakti kesehatan dimulai, berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga paguyuban mengikuti

Polin, Buang Supeno
Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Banjarmasin–Spektroom :  Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Nusantara di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Selasa (23/6/2026), akhirnya dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah KSOP memastikan akan menjalankan ketentuan yang tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Junaidi, Buang Supeno
Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Bogor-Spektroom: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, turun langsung ke SDN Cantang Jaya, Kecamatan Sukaraja, Selasa (23/6/2026), melalui Program “KAMI MENDENGAR”. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini sekaligus menyerap aspirasi warga sekolah secara langsung. Dalam amanatnya saat upacara bendera, Ajat

Asmari, Buang Supeno
Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Batam- Spektroom : Maraknya pencurian kabel dan perusakan fasilitas umum (fasum) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kejahatan yang menyasar aset publik tersebut dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu pelayanan masyarakat serta berpotensi menghambat iklim investasi di daerah. Berdasarkan data Polda Kepri hingga Juni

Desmawati, Buang Supeno