Banyuwangi Criterium League Dimeriahkan 220 Pebalap Sepeda dari 33 Daerah di Indonesia

Banyuwangi Criterium League Dimeriahkan 220 Pebalap Sepeda dari 33 Daerah di Indonesia
Sebanyak 220 rider dari 33 daerah di Indonesia adu cepat dalam ajang balap sepeda nasional Banyuwangi Criterium League (BCL), Sabtu (30/5/2026). (foto diskominfo Banyuwangi)

Banyuwangi-Spektroom : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim bekerjasama dengan DPRD Jatim, dan Dispora Banyuwangi, menyelenggarakan balap sepeda nasional bertajuk Banyuwangi Criterium League (BCL) dengan rute memutari pusat kota Banyuwangi, Sabtu (30/5/2026). Balap sepeda ini menjadi salah satu event balap sepeda criterium berskala nasional yang rutin digelar di Indonesia. Sebelum Banyuwangi, seri sebelumnya pernah dihelat di Yogyakarta.

Kepala Dispora Banyuwangi Dwi Handayani mengatakan, Banyuwangi dipilih karena memiliki pengalaman menggelar event sport tourism dan balap sepeda.

"Banyuwangi sudah dikenal sebagai Kota Sepeda, daerah sport tourism dan punya pengalaman menggelar berbagai kejuaraan sepeda baik nasional dan internasional. Karena itu Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah," ujar Yani, sapaan akrabnya.

Ajang balap sepeda nasional ini diikuti 220 rider dari 33 daerah di Indonesia. Mereka datang dari berbagai kota diantaranya Bandung, Jakarta, Makassar, Yogyakarta, Surakarta, Sumedang, Sleman, Bangkalan, Banyumas, Surabaya, Bali, hingga Lombok.

BCL mempertandingkan tiga kategori. Yakni Road Bike, Fixie dan BMX. Untuk kategori Road Bike dibagi dalam kelas Pra-Youth, Youth, Junior, Women Open, dan Elite. Sementara kelas komunitas terdiri dari Fixie Junior, Open, dan Mini Bike Open.

Ditambahkan Anggota DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono, para atlet yang menjadi juara dalam ajang ini akan dibina oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jatim bersama Dispora Jatim.

"Ke depan event ini kita adakan tiap tahun. Semoga lebih banyak lagi atlet yang ikut dan semakin bertambah," harap dia saat hadir dalam perlombaan.

Balapan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 06.00 WIB hingga 15.30 WIB. Seluruh nomor perlombaan dipusatkan di sirkuit seputaran jalanan protokol di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi.

Rute yang digunakan berbentuk lintasan memutar dengan panjang sekitar 1,1 kilometer per lap. Jumlah putaran berbeda pada setiap kategori sesuai kelompok usia dan nomor yang dipertandingkan.

Kategori Mini Bike U-12 menempuh 2 lap atau sekitar 2,2 kilometer, BMX 12+ sebanyak 3 lap, Road Bike Women Pra Youth 9 lap, dan Men Pra Youth 12 lap.

Sementara itu, kategori Women Youth menempuh 8 lap, Men Youth 18 lap, Women Open 15 lap serta Fixie Junior dan Men Junior masing-masing 21 lap. Adapun kategori Fixie Senior dan Men Elite menjadi yang terjauh dengan total 27 lap atau sekitar 29,7 kilometer. 

Salah satu peserta kategori Women Open, Crismonita Dwi Putri, yang pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Trek Asia 2019, mengaku senang kembali berlomba di Banyuwangi. Menurutnya, Banyuwangi selalu memberikan kesan positif bagi para atlet.

"Saya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan di Banyuwangi seperti Ijen Kom dan Tour of Kemala. Kuliner dan penginapannya enak. Saya ikut BCL ini sebagai persiapan menghadapi ajang Bromo KOM," ujar juara Women Open ini.

Kesan serupa juga disampaikan pembalap asal Bandung, Ibrahim Kayyis, sirkuit yang digunakan dalam Banyuwangi Criterium League menarik dan menantang bagi para peserta. Namun, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri karena menguras stamina pembalap selama perlombaan berlangsung. (*)

Berita terkait

Pengendalian Banjir  Sungai Veteran Banjarmasin Sedang Direvitalisasi

Pengendalian Banjir  Sungai Veteran Banjarmasin Sedang Direvitalisasi

Banjarmasin —Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat upaya pengendalian banjir perkotaan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan meningkatkan kapasitas dan revitalisasi Sungai Veteran. Penanganan tersebut dilaksanakan melalui program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP), dengan pekerjaan peningkatan kapasitas sungai yang mencakup revitalisasi, normalisasi, serta penataan kawasan. Menteri PU, Dody Hanggodo

Nurana Diah Dhayanti
Pemkab Bengkalis Resmi Hibahkan Aset Daerah ke Kejari Dengan Nilai Rp21,5 Miliar

Pemkab Bengkalis Resmi Hibahkan Aset Daerah ke Kejari Dengan Nilai Rp21,5 Miliar

Bengkalis-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Bengkalis secara resmi menyerahkan hibah Barang Milik Daerah (BMD) berupa gedung dan bangunan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. Penandatanganan Naskah Hibah Barang Milik Daerah (NHBMD) tersebut dilaksanakan bersamaan dengan jamuan silaturahmi Kajari Bengkalis yang baru bertugas menggantikan Kajari sebelumnya, di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa (15/9/

Salman Nurmin, Rafles
ссс