Jembatan Manyar Resmi Dibuka, Akses Menuju Kawasan Industri Gresik Makin Lancar

Jembatan Manyar Resmi Dibuka, Akses Menuju Kawasan Industri Gresik Makin Lancar
Jembatan Manyar Rsmi Dibuka ( birkom pu)

Jakarta – Spektroom :  Jembatan Manyar No.10 di Kabupaten Gresik resmi dibuka untuk lalu lintas sejak 3 September 2026, setelah pembangunan jembatan baru rampung dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali. Pembangunan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan konektivitas tetap terjaga di salah satu jalur strategis Jawa Timur.

Jembatan baru tersebut menggantikan jembatan lama yang mengalami penurunan kondisi struktur dan berpotensi memengaruhi keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa konektivitas jalan dan jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus selalu dalam kondisi andal dan aman bagi masyarakat.

“Konektivitas jalan dan jembatan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah,” kata Menteri Dody melalui siaran persnya, di Jakarta, Selasa ( 15/9/2026)

Jembatan Manyar No. 10 dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Pekerjaan mencakup pembangunan pondasi menggunakan spunpile 600, bangunan bawah berupa abutment, bangunan atas (rangka baja A80), serta perkerasan jalan dengan flexible pavement.

Pembangunan jembatan baru tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional sekaligus memperlancar arus kendaraan menuju maupun dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE. Infrastruktur ini juga berperan dalam mendukung kelancaran jalur distribusi logistik di Jalan Lintas Utara (Pantura) Jawa Timur.

Posisi Gresik sebagai salah satu kawasan industri membuat ruas tersebut memiliki intensitas lalu lintas yang tinggi, terutama kendaraan berat dan truk pengangkut barang. Kondisi itu sebelumnya kerap memicu kemacetan, khususnya ketika terjadi gangguan kendaraan di atas jembatan.

Kini, dengan beroperasinya Jembatan Manyar yang baru, pengguna jalan merasakan manfaat langsung dari peningkatan konektivitas tersebut. Salah satunya Baihaqi, warga Tanjungwidoro, Kabupaten Gresik, yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut. Ia menyambut positif beroperasinya jembatan baru karena dinilai dapat mengurangi kemacetan dan membuat perjalanan menuju Gresik lebih lancar.

“Setelah adanya jembatan ini, saya sebagai pengguna jalan juga merasa gembira karena sudah memperkecil kemacetan juga. Ya menguntungkan bagi para driver. Sebelumnya akses ke Gresik itu pasti macet. Jadi sekarang sudah ada jembatan tadi jadi lebih lancar,” ujar Baihaqi.

Menurutnya, kemacetan sebelumnya cukup sering terjadi pada akses menuju Gresik, terutama dari arah Bungah. Kondisi semakin parah ketika terdapat truk yang mengalami masalah di atas jembatan. Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut didominasi kendaraan berat karena Gresik merupakan salah satu pusat industri dan memiliki kawasan seperti KEK JIIPE.

Berita terkait

Gubernur Sumbar Mahyeldi Tegaskan, Pokir DPRD Harus Sesuai Kewenangan Provinsi

Gubernur Sumbar Mahyeldi Tegaskan, Pokir DPRD Harus Sesuai Kewenangan Provinsi

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa setiap program yang direncanakan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 harus diarahkan pada urusan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar. Penegasan tersebut juga berlaku terhadap pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, yang menurut Mahyeldi perlu diselaraskan dengan kewenangan pemerintah provinsi

Rafles