Bappenas Monitoring Proyek Revitalisasi Dua Madrasah di Ternate

Bappenas Monitoring Proyek Revitalisasi Dua Madrasah di Ternate
Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas saat melakukan monitoring (Foto:Kemenag Kotet)

Spektroom - Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas melakukan kunjungan lapangan pada dua Madrasah di Kota Ternate dalam rangka Pemantauan langsung progres revitalisasi Madrasah PHTC dan Pemantauan Pemanfaatan Proyek Peningkatan Akses dan Mutu Madrasah yang dibiayai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Peninjauan ini dilakukan dengan tujuan memastikan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan berjalan tepat sasaran, sesuai standar teknis, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kunjungan pertama di MIS Nuruddin Marikurubu, Selasa (18/11/2025) Rombongan Bappenas dipimpin Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Bappenas Suprapto Budinugroho, disambut Kasubbag Tata Usaha Mewati mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Ternate beserta Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nuruddin.
Dalam program ini, seluruh proses pengerjaan fisik dilaksanakan langsung oleh tim PUPR, mulai dari perencanaan teknis, pengawasan lapangan, hingga manajemen konstruksi, sehingga pelaksanaan revitalisasi berjalan dengan standar teknis yang lebih terukur.
MIS Nuruddin Marikurubu diketahui menjadi salah satu madrasah penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), sebuah program sinergi antara Kementerian PUPR dan Kementerian Agama sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar–Menengah, serta Digitalisasi Pembelajaran. Melalui program ini, madrasah mendapatkan dukungan percepatan penanganan sarpras sekaligus pendampingan teknis intensif dari PUPR.
Kasubbag Tata Usaha Mewati menyampaikan apresiasi atas dukungan Bappenas serta menegaskan komitmen Kemenag Kota Ternate dalam memastikan pelaksanaan proyek tersebut berjalan tertib dan sesuai ketentuan. “Kami terus memonitor pelaksanaan revitalisasi ini agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh guru dan peserta didik. Kolaborasi antara pusat, daerah, dan satuan pendidikan sangat penting untuk menjaga kualitas pembangunan,” ujar Mewati.
Kepala MIS Nuruddin Marikurubu, Marwia A. Rahman, menyampaikan bahwa terdapat sekitar sembilan ruangan yang tengah direvitalisasi, meliputi ruang belajar, ruang Kepala Madrasah, perpustakaan, serta toilet. Marwia menyampaikan bahwa revitalisasi ini menjadi kebutuhan penting bagi madrasah dan sangat diharapkan oleh guru serta siswa. Ia juga menyebutkan adanya beberapa kendala, seperti pergantian tukang dan air PDAM yang terkadang tidak mengalir, namun memastikan bahwa pekerjaan terus berjalan dengan dukungan tim teknis di lapangan.
Setelah melakukan peninjauan di MIS Marikurubu, rombongan melanjutkan kunjungan ke MAN 1 Kota Ternate. Kehadiran tim Bappenas disambut Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara, H. Yamin Latif Tjokra, bersama Kepala MAN 1 Kota Ternate.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pendis menyampaikan bahwa madrasah masih membutuhkan peningkatan sarpras, terutama ruang aula serbaguna, perpustakaan, dan laboratorium pembelajaran.
Kegiatan pemantauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan pembiayaan SBSN dan program percepatan pembangunan pendidikan melalui PHTC berjalan efektif, terukur, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta didik.

Berita terkait

Jawab Keraguan Publik Pelabuhan Kijing Perlahan Masuki Peta Perdagangan Dunia

Jawab Keraguan Publik Pelabuhan Kijing Perlahan Masuki Peta Perdagangan Dunia

Spektroom – Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang kerap menuai kritik kalangan tertentu kini terus menunjukkan perannya sebagai pintu gerbang ekspor baru dari Bumi Khatulistiwa. Perlahan namun pasti, pelabuhan yang dikelola Pelindo ini mulai melayani pengiriman komoditas ke berbagai negara, khususnya produk turunan kelapa sawit (CPO). Dalam progresnya, Pelindo

Apolonius welly, Rafles
Command Center Hadir Sebagai Pusat  Sistem Informasi Dan Pengawasan Operasional Kopdes Merah Putih

Command Center Hadir Sebagai Pusat Sistem Informasi Dan Pengawasan Operasional Kopdes Merah Putih

Spektroom -  Command Center dibuat sebagai pusat sistem informasi dan pengawasan operasional Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari upaya percepatan digitalisasi dan transformasi koperasi di Indonesia, terutama dalam penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan ( kopdes ) Merah Putih. Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat  meresmikan Command Center  di Kantor

Nurana Diah Dhayanti
Bantu Korban Bencana, TP PKK Sumbar Inisiasi Program “Marandang untuk Sumatera”

Bantu Korban Bencana, TP PKK Sumbar Inisiasi Program “Marandang untuk Sumatera”

Spektroom - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menginisiasi program “Marandang untuk Sumatera” sebagai upaya membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera melalui penyediaan pangan siap saji khas Minangkabau. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan solidaritas sosial

Rafles