Barcode Subsidi Tepat Terblokir, Pertamina Siapkan Helpdesk di SPBU
Semarang-Spektroom; PT Pertamina Patra Niaga memastikan kendala barcode Subsidi Tepat yang tiba-tiba terblokir bukan disebabkan gangguan sistem, melainkan umumnya akibat penyalah gunaan nomor polisi kendaraan.
Area Manager Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, Rabu (20/5/2026), mengatakan masyarakat yang mengalami masalah tersebut dapat memanfaatkan helpdesk yang tersedia di setiap SPBU atau menghubungi Call Center Pertamina 135.
“Biasanya ada nomor polisi kendaraan yang digunakan pihak lain dengan data kendaraan berbeda. Untuk itu kami sediakan helpdesk di SPBU agar persoalan bisa segera ditangani,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendaftaran Subsidi Tepat harus dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan dengan melampirkan foto kendaraan dan nomor polisi yang jelas. Verifikasi dilakukan sesuai ketentuan BPH Migas agar subsidi BBM tepat sasaran.
Dikatakan, Pertamina bersama kepolisian dan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai modus penyalahgunaan BBM subsidi. Langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk menjaga agar subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Pertamina fokus dari sisi sistem, Polda dari sisi penindakan, pemerintah dari sisi aturan dan evaluasi. Tujuannya sama, melindungi subsidi,” tandasnya.
Jika masyarakat menduga nomor polisinya digunakan pihak lain, mereka disarankan memeriksa data ke kantor Samsat terdekat.
Pertamina, kepolisian, dan pemerintah terus melakukan evaluasi untuk mencegah berbagai modus penyalahgunaan BBM subsidi.
“Selama kendaraan memenuhi syarat penerima subsidi, kami akan membantu sampai masalah terselesaikan,” tegas Taufiq.