Trending

Batam Jadi Percontohan, Pemko Binjai Pelajari Strategi Perlindungan Pekerja Rentan

Batam Jadi Percontohan, Pemko Binjai Pelajari Strategi Perlindungan Pekerja Rentan
Masing masing Sedako bertukar Cendramata(Foto : Diskominfo)

Batam - Spektroom ; Program perlindungan pekerja rentan yang sukses dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Batam menarik perhatian berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Pemko Binjai, Sumatera Utara, yang melakukan studi banding ke Kota Batam untuk mempelajari strategi perencanaan, mekanisme penganggaran, hingga implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut.

Rombongan Pemko Binjai yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Kota Batam Firmansyah mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Hubungan kemitraan antara Pemko Batam dan BPJS Ketenagakerjaan selama ini berjalan sangat baik. Setiap program pemerintah selalu didukung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan, begitu pula sebaliknya. Sinergi ini menjadi fondasi utama dalam memberikan perlindungan bagi pekerja,” ujar Firmansyah.

Ramah Tamah rombongan dengan Sekda Kota Batam(Foto Diskominfo)

Perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal ini merupakan program prioritas di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Pada tahun ini, Pemko Batam mengalokasikan anggaran APBD untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 24.348 pekerja rentan. Peserta program ini mencakup nelayan, petani, pengemudi ojek daring, pengayuh becak, hingga pekerja sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Sekda Kota Binjai Chairin F. Simanjuntak memuji keberhasilan Pemko Batam. Ia menilai tata kelola program perlindungan pekerja di Batam sangat layak menjadi referensi nasional.

“Kami datang untuk menggali masukan terkait langkah percepatan program, mulai dari regulasi perencanaan, penganggaran APBD, hingga strategi eksekusi di lapangan. Hasil studi banding ini akan menjadi rekomendasi utama kepada pimpinan untuk menyusun program serupa di Kota Binjai pada tahun 2027,” jelas Chairin.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Sekda Kota Binjai turut didampingi oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Binjai. Pertemuan ditutup dengan diskusi interaktif dan pertukaran plakat antar-pemerintah daerah.

 

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles