Bawaslu Ponorogo Gelar Diskusi Penguatan Kelembagaan

Bawaslu Ponorogo Gelar Diskusi  Penguatan Kelembagaan
Pembicara Diskusi Bawaslu Ponorogo (ft Kominfo)

Spektroom - Spektroom Badan Pengawasan Pemilu Ponorogo menggelar diskusi dengan bupati Ponorogo dan beberapa pihak terkait di hall Mahesa Hotel (18/9/2025).

Diskusi dengan tema " Memperkuat Eksistensi Bawaslu dalam Menjaga Marwah Demokrasi Kuat Karena Sinergi, Tegas Karena Mandat" bertujuan untuk Penguatan Kelembagaan.

Ketua Bawaslu Ponorogo Bahrun Mustofa mengatakan, piihaknya sengaja mengusung tema yang bermakna bahwa pengawasan pemilu perlu kerja sama antara penyelenggara, peserta, masyarakat sipil, hingga media.

“Itulah makna dari tema kuat karena sinergi,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya ketegasan dalam menjalankan mandat konstitusional.

Oleh karena itu, Bawaslu harus bersikap tegas karena kewenangannya merupakan sebuah amanah.

“Ketegasan bukan sekadar sikap, tetapi wujud tanggung jawab demi terciptanya pemilu yang berintegritas,” tandasnya. Disampaikannya bahwa penguatan kelembagaan ini juga menjadi sarana evaluasi dan penyusunan strategi pengawasan menuju Pemilu 2029 mendatang.

“Melalui forum ini, kami berharap muncul pemikiran segar, rekomendasi kebijakan, dan penguatan strategi dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu,” harapnya. Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, tugas Bawaslu tidak hanya mengawasi penyelenggaraan pemilihan umum, namun juga memiliki tanggung jawab mengawal demokrasi yang sehat, bermartabat, dan berintegritas. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bahkan menyebut Bawaslu sebagai penjaga masa depan bangsa. Sebab, pemilu sejatinya merupakan proses panjang untuk melahirkan pemimpin.

“Integritas Bawaslu ditakar di sini. Kualitas pemilu bergantung pada kualitas Bawaslu,” katanya. Bupati Ponorogo juga mengingatkan agar penyelenggara pemilu senantiasa menjunjung tinggi integritas, netralitas, dan moralitas. (Har)

Berita terkait

Pemkab Bengkalis Resmi Hibahkan Aset Daerah ke Kejari Dengan Nilai Rp21,5 Miliar

Pemkab Bengkalis Resmi Hibahkan Aset Daerah ke Kejari Dengan Nilai Rp21,5 Miliar

Bengkalis-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Bengkalis secara resmi menyerahkan hibah Barang Milik Daerah (BMD) berupa gedung dan bangunan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. Penandatanganan Naskah Hibah Barang Milik Daerah (NHBMD) tersebut dilaksanakan bersamaan dengan jamuan silaturahmi Kajari Bengkalis yang baru bertugas menggantikan Kajari sebelumnya, di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa (15/9/

Salman Nurmin, Rafles
Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Jakarta - Spektroom :  Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memastikan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen memperkuat peran koperasi dalam mendukung percepatan pembangunan dan operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui sinergi kelembagaan dan kemitraan usaha yang terintegrasi. “Langkah ini dijalankan untuk memastikan hasil laut dinikmati secara

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Jakarta — Spektroom : Menkop meminta seluruh pengurus KDKMP Panerusan Wetan dan koperasi di Banjarnegara untuk segera bersiap menyambut tiga langkah konkret Kemenkop. Langkah pertama mencakup sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP di lapangan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta, Selasa ( 15/9/2026) membahas  hasil kunjungan

Nurana Diah Dhayanti
Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Jember-Spektroom : Kepala SMPN 2 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan. Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih bermakna apabila nilai-nilai yang diperoleh siswa di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan di luar sekolah. “Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Budi Sucahyono, Julianto
ссс