Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini
Siswa SMPN 2 Jember, Jawa Timur diwajibkan bawa sampah, keluar dari sekolah. Berlaku mulai Selasa, 15 September 2026 (Foto Dispendik Jember)

Jember-Spektroom : Kepala SMPN 2 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan. Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih bermakna apabila nilai-nilai yang diperoleh siswa di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan di luar sekolah.

“Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Apa yang dilakukan anak-anak di sekolah diharapkan dapat mereka bawa ke rumah, sehingga kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi bagian dari karakter mereka,” jelas Heru Wahyudi, Selasa (15/09/2026).

Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini terus dilakukan oleh SMPN 2 Jember. Mulai 15 September 2026, sekolah mengembangkan kegiatan Pengelolaan Lingkungan Melalui Apel Spada sebagai salah satu langkah untuk membangun kebiasaan positif siswa dalam menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen SMPN 2 Jember dalam memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat tumbuh melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan SMPN 2 Jember terlihat asri dengan berbagai tanaman yang menghiasi sejumlah area sekolah. Tanaman ditempatkan dan dirawat di berbagai sudut lingkungan sekolah sehingga memberikan suasana yang lebih hijau, sejuk, dan nyaman bagi warga sekolah.

Siswa diajak untuk terlibat secara aktif dalam pengelolaan lingkungan. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga belajar mempraktekkannya secara langsung melalui kegiatan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Ada hal unik yang diterapkan dalam pembiasaan peduli lingkungan di SMPN 2 Jember. Siswa diwajibkan membawa sampah ketika keluar dari lingkungan sekolah untuk kemudian disetorkan. Aturan sederhana tersebut menjadi cara kreatif sekolah dalam menanamkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membangun kebiasaan positif pada diri siswa.

Ketua OSIS SMPN 2 Jember, Raffa, mengatakan aturan tersebut menjadi pengingat bagi siswa bahwa menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan saat berada di sekolah.

“Aturannya unik, siswa diwajibkan bawa sampah kalau keluar dari sekolah. Tiket pulang ke rumah harus setor sampah,” ucap Raffa.

Menurut Raffa, kebiasaan tersebut diharapkan dapat menginspirasi teman-teman sebaya untuk ikut peduli terhadap lingkungan. Sampah yang ditemukan atau dibawa tidak dipandang sebagai sesuatu yang sepele, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih.

Pada Selasa, 15 September 2026 mulai diberlakukan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan dan SMPN 2 Jember berharap program tersebut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dari sekolah, tumbuh kebiasaan. Dari kebiasaan, lahir kepedulian. Dari kepedulian, tercipta lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. (budi)

Berita terkait

Pemkab Bengkalis Resmi Hibahkan Aset Daerah ke Kejari Dengan Nilai Rp21,5 Miliar

Pemkab Bengkalis Resmi Hibahkan Aset Daerah ke Kejari Dengan Nilai Rp21,5 Miliar

Bengkalis-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Bengkalis secara resmi menyerahkan hibah Barang Milik Daerah (BMD) berupa gedung dan bangunan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. Penandatanganan Naskah Hibah Barang Milik Daerah (NHBMD) tersebut dilaksanakan bersamaan dengan jamuan silaturahmi Kajari Bengkalis yang baru bertugas menggantikan Kajari sebelumnya, di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa (15/9/

Salman Nurmin, Rafles
Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Jakarta - Spektroom :  Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memastikan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen memperkuat peran koperasi dalam mendukung percepatan pembangunan dan operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui sinergi kelembagaan dan kemitraan usaha yang terintegrasi. “Langkah ini dijalankan untuk memastikan hasil laut dinikmati secara

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Jakarta — Spektroom : Menkop meminta seluruh pengurus KDKMP Panerusan Wetan dan koperasi di Banjarnegara untuk segera bersiap menyambut tiga langkah konkret Kemenkop. Langkah pertama mencakup sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP di lapangan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta, Selasa ( 15/9/2026) membahas  hasil kunjungan

Nurana Diah Dhayanti
Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Jember-Spektroom : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, mampu menyikapi perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Pesan tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember yang dalam kesempatan ini

Budi Sucahyono, Julianto