BBGRM momentum untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong .

BBGRM momentum untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong .
Walikota Depok Supian Suri saat memberikan sambutan pada BBGRM tahun 2025 foto diskominfo depok kamis ( 6/11/2025 )

Spektroom - Bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) bukan sekedar seremonial tapi momentum untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong sebagai warisan leluhur bangsa yang perlu dilakukan implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

" Kita berkumpul ini untuk mewujudkan tekad bersama , bukan acara seremonial yang selesai setelah itu kegiatan berakhir tetapi menjadi komitmen nyata untuk melakukan dan mewarisi semangat gotong royong para pendahulu " Ujar walikota Depok Supian Suri,kamis (6/12/2025)

"Semangat gotong royong harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat, untuk itu Pemkot Depok mentargetkan awal tahun 2026 Depok dapat terwujud sebagai kota yang bersih dan nyaman " Tegasnya

Supian Suri, mengapresiasi dukungan TNI, Polri dan seluruh pemangku kepentingan yang turut serta dalam pelaksanaan BBGRM yang berlangsung di alun alun Depok.

Dia berharap sinergi tersebut dapat memperkuat sosial dan nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Seluruh warga kota Depok ditekankan menjadikan BBGRM sebagai momentum memperkuat rasa memiliki terhadap wilayahnya, dengan mewariskan semangat gotong royong ini kepada generasi berikutnya.Harapan walikota Depok.

BBGRM tahun 2025 akan berlangsung di seluruh kelurahan kota Depok melalui kegiatan kebersihan lingkungan, perawat fasilitas umum, peningkatan kepedulian sosial,penghijauan serta pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan BBGRM 2025 di kota Depok dijadwalkan kegiatan berkelanjutan sepanjang bulan Nopember hingga Desember.

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti