BBPPKS Regional VI Papua Targetkan Empat Sekolah Rakyat Permanen

Pembangunan tersebut direncanakan berlangsung secara simultan di Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura.

BBPPKS Regional VI Papua Targetkan Empat Sekolah Rakyat Permanen
Asisten II setda kab.jayapura Abdul Rahman Basri saat bincang bincang dengan siswa sekolah rakyat.( foto: doc humas pemkab.jayapura).

Jayapura-Spektroom : Pemerintah akan memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di Papua, karena program itu tidak hanya memperluas akses pendidikan tetapi memutus kemiskinan serta menciptakan generasi yang lebih berdaya saing.

Oleh sebab itu, Kementerian Sosial melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua menargetkan pembangunan empat Sekolah Rakyat permanen. Pembangunan tersebut direncanakan berlangsung secara simultan di Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura.

Kepala BBPPKS Regional VI Papua, Kementerian Sosial John Herman Mampioper, mengatakan, pihaknya bakal terus mematangkan pelaksanaan Sekolah Rakyat pada empat daerah yang telah di programkan.

"Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem," kata John Herman Mampioper.

Selain pembangunan gedung baru di empat lokasi prioritas itu tandasnya, pemerintah juga mengusulkan pembangunan di sejumlah kabupaten lain. Yakni, Supiori, Mamberamo Raya, Waropen, dan Keerom yang saat ini masih melengkapi persyaratan administrasi.

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri dalam sosialisasi program sekolah rakyat menyatakan, sinergi pemerintah daerah dengan pusat menjadi langkah penting. Sinergi dalam mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

"Sosialisasi ini menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap upaya nasional menanggulangi kemiskinan. Tentu khususnya di perdesaan," tandasnya Selasa,30 Juni 2026.

Program ini menyasar peserta didik dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui konsep pendidikan berasrama, seluruh kebutuhan siswa akan dipersiapkan.

"Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih berdaya saing. Sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan di Tanah Papua," tambah Abdul Rahman Basri.

Berita terkait

Bupati Sleman Tegaskan Peran Strategis Konsultan Pajak dalam Optimalisasi Pendapatan Negara

Bupati Sleman Tegaskan Peran Strategis Konsultan Pajak dalam Optimalisasi Pendapatan Negara

Sleman – Spektroom : Bupati Sleman menegaskan pentingnya peran konsultan pajak dalam memberikan pendampingan kepada wajib pajak sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan negara. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Kabupaten Sleman di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (2/8/2026)

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Ternate-Spektroom : Petugas Kesehatan (Perawat) Klinik Pratama Lapas Perempuan Kelas III Ternate, mengikuti kegiatan monitoring dan Evaluasi PPM, termasuk intervensi TB, HIV, melibatkan pemangku kepentingan & HCF di Propinsi Maluku Utara tahun 2026, selama tiga hari di Hotel Grand Majang Ternate. Kegiatan diikuti 45 orang peserta terdiri dari PJ Klinik, Wasor

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс