Beberapa SDN Di Solo Kekurangan Guru

Beberapa SDN Di Solo Kekurangan Guru
Salah Satu Upaya Mengatasi Kekurangan Guru SDN Di Solo, Dilakukan Penggabungan Saat Kegiatan Di Luar Kelas ( dok : Dan )

Spektroom – Beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Surakarta mengalami kekurangan guru, menyusul adanya mutasi guru lama yang diangkat menjadi kepala sekolah ditempat lain per januari 2026.

Kekurangan tenaga pendidik tersebut berdampak pada efektivitas pelayanan belajar mengajar di ruang kelas, sehingga sebagai solusi dilakukan penggabungan kelas, maupun juga penyesuaian penempatan.

Sekolah yang mengalami kekurangan guru salah satunya di SDN 1 Banyuanyar dimana saat dikonfirmasi ,( Kamis 28/01/2026 ) Plt Kepala SDN Banyuanyar 1, Suyanto, mengaku dengan adanya kekurangan guru kurang maksimal dalam pelayanan. Strategi yang dilakukan dengan bongkar pasang guru untuk mengisi kekosongan di kelas 6, mengingat persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sudah sangat dekat, guru kelas 3 ditarik ke kelas 6, sementara posisi kelas 3 diisi oleh guru olahraga.

"Ini sangat mengganggu sekali karena tidak bisa terlayani secara maksimal. Yang namanya wali kelas itu kan harus menyiapkan nilai hingga raport, sementara sekarang diampu guru olahraga yang penguasaan teknis administrasinya tentu berbeda dengan guru kelas," Jelas Suyanto

Kondisi yang sama juga terjadi di SDN Danukusuman, di mana pihak sekolah terpaksa menggabungkan dua kelas paralel menjadi satu ruangan demi efisiensi guru.

Wakil Kepala Sekolah SDN Danukusuman, Aulia Wulandari, menyebut langkah ini diambil sejak awal Januari karena guru sebelumnya mendapatkan tugas baru sebagai kepala sekolah.

Penggabungan kelas A dan B yang totalnya mencapai 43 siswa dilakukan agar anak-anak tidak telantar saat jam pelajaran. Meski begitu tantangan muncul saat ada kegiatan dinas luar atau pertemuan guru, yang seringkali menyebabkan jam pelajaran hanya diisi dengan pemberian tugas mandiri tanpa pengawasan maksimal.

"Harapannya secepatnya kami diberi guru pengganti karena sekolah tidak boleh lagi mencari guru tamu atau honorer sendiri. Kami harus pintar-pintar mengatur jadwal supaya kelas tidak kosong, kasihan anak-anak apalagi kelas 6 mau ujian praktek," kata Aulia menegaskan.

Dengan adanya kekurangan guru diharapkan Dinas Pendidikan segera mendistribusikan tenaga pendidik baru untuk mengisi kursi yang kosong.

Kebutuhan guru kelas di jenjang SD dinilai sangat mendesak karena peran wali kelas bersifat sentral dalam memfasilitasi kebutuhan akademik maupun psikologis siswa di sekolah. (Dan)

Berita terkait

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Jakarta–Spektroom : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat Badan Gizi Nasional periode sebelumnya dalam kasus penyaluran dana ke ratusan rekening bermasalah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut muncul setelah BGN menemukan 414 rekening fiktif dan rekening ganda dalam proses verifikasi nasional terhadap

Rafles
Gubernur Maluku  Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Gubernur Maluku Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Jakarta-Spektroom : Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap masyarakat Maluku di perantauan, khususnya yang berada di Jakarta, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyalurkan santunan kepada korban bentrok yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra

Eva Moenandar, Rafles
Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen penuh untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan menghindari segala bentuk dan praktik korupsi. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Anti Korupsi Kementerian Koperasi

Nurana Diah Dhayanti
ссс