Beberapa Wilayah Malut Masih Gelombang Tinggi Disertai Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Ternate–Spektroom : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk beberapa wilayah di Maluku Utara, Jumat dan Sabtu, 27 - 28 Maret 2026. Waspada, berpotensi terjadi peningkatan ketinggian gelombang akibat angin kencang di wilayah perairan Maluku Utara.
Selain itu BMKG juga memberikan peringatan untuk pengguna transportasi laut, terutama untuk pelayaran di perairan Ternate - Jailolo, Ternate - Hiri, Ternate-Sofifi-Dowora, Ternate - Rum, Ternate - Loleo, Tobelo - Sibaim, Maba - Buli, Weda - Bisui - Tomara, Weda-Mesa-Patani, Patani - Gebe, Patani - Tobelo, Babang - Saketa, dan Sanana - Falabisahaya - Bobong ketinggian gelombang bisa mencapai 0,5 - 1,25 meter.
Sementara untuk wilayah perairan Ternate - Barang Dua - Bitung, Ternate-Moti-Makian-Kayoa-Bobong, Ternate - Dama, Tobelo - Daruba Morotai, dan Bacan - Laiwui - Mangoli - Sanana ketinggian gelombang masih mencapai 0,5 - 1,5 meter.
Dalam rilis yang diterima Spektroom tersebut, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah melalui Petugas Prakirawan Justia P. D. Galensong mengatakan, malam hari cuaca umumnya Cerah Berawan dengan potensi Hujan Ringan - Sedang di wilayah Kayoa, Kasiruta, Bacan, Obi, Gane, Mangoli, dan sekitarnya.
Sedangkan pada dini hari cuaca umumnya Cerah Berawan dengan potensi Hujan Ringan di wilayah Obi, Mangoli, Taliabu dan sekitarnya.
"Suhu Udara 24 sampai 28 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban udara relatif antara 80 sampai 95 persen. Angin dengan arah Barat ke Utara dengan kecepatan 5 sampai 40 km/jam dan tinggi gelombang 0.5 sampai 1.5 meter,” ujar Justia.
Dengan kondisi ini kepada perusahaan pelayaran, motoris juga nelayan serta masyakarat pengguna jasa transportasi laut yang akan bepergian atau berlayar diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati dan selalu mendapatkan informasi cuaca dari BMKG, jika kondisi tidak memungkinkan agar tidak melakukan aktivitas di laut dan memaksakan untuk berlayar.