Pastikan Jemaah Indonesia Nyaman, Satgas Amuza Sisir Tenda-Tenda di Arafah

Pastikan Jemaah Indonesia Nyaman, Satgas Amuza Sisir Tenda-Tenda di Arafah
Satgas Armuzna Lakukan Peninjauan Awal ke Arafah, Minggu (3/5/2026) (Foto Kemenhaj)

Jakarta - Spektroom : Puncak haji atau wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah tahun 1447 H / 2026 Masehi jatuh pada Selasa, ( 26/5/2026 )

Pada hari Arafah jamaah dari berbagai belahan dunia yang berbeda bahasa dan warna kulitnya, berkumpul dengan satu tujuan yang dilandasi persamaan, tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin, besar dan kecil, pejabat dan rakyat jelata, sehingga menjadi tempat persamaan yang hakiki. Jemaah melaksanakan rukun haji yang menentukan sah atau tidaknya ibadah haji.

Saat berada di Arafah jamaah berpakaian ihram (putih tanpa jahitan) dengan melepaskan kebahagiaan dan kebanggaan keduniaan. Melakukan introspeksi diri atas dosa dan bertekad memperbaiki diri

Kementerian Haji dan Umrah ( Kemenhaj ) dalam keterangan tertulis menyatakan jelang puncak ibadah haji, Satuan Tugas Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) melakukan peninjauan lapangan ke wilayah Arafah untuk memastikan posisi markas, serta kesiapan sarana prasarana dan layanan bagi jemaah haji Indonesia.

Dari hasil peninjauan, Satgas mencatat beberapa posisi atau kedudukan yang perlu dikoordinasikan dengan syarikah dan perlu ditinjau ulang, seperti kedudukan markas. Tim juga memastikan kesiapan petugas murur dan jalur bus taraddudi untuk pergerakan jemaah tanggal 9 Zulhijah.

"Ini keharusan kami dalam meyakinkan dan memastikan jemaah Indonesia dapat menempati tenda-tenda, sehingga jemaah dapat melaksanakan wukuf dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ujar Kepala Satuan Opersional (Kasatops) Armuzna, Surnadi, saat peninjauan pada Minggu (3/5/2026).

Dari hasil peninjauan ini, kata Surnadi, Satgas akan melaksanakan sosialisasi ke sektor-sektor di Makkah, gelar pasukan dan rapat koordinasi akhir sebelum puncak haji.

Satgas Arafah dengan kekuatan 586 orang petugas akan mulai menempati pos pada 7 Zulhijah pukul 15.30 WAS. Setiap sektor Adhoc akan bertugas melayani akomodasi, konsumsi, transportasi, dan kesehatan jemaah.

Berita terkait

Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Semarang dan Wagub Jihan Hadiri Tanam Padi di Kota Metro

Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Semarang dan Wagub Jihan Hadiri Tanam Padi di Kota Metro

Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal pagi ini Rabu, 30 September 2026, pukul 07.30 diagendakan menghadiri Apel Akbar Satlinmas Serta Memperingati Hari Kesaktian Pancasila Kegiatan dirangkai dengan Pengukuhan DPD-DPC Asosiasi Satuan Pelindung Masyarakat (ASLINMAS) seProvinsi Jawa Tengah serta Pengukuhan 4 DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS)

Anggoro AP
Gubernur DIY Serahkan Sertifikat Huntap Warga Terdampak Erupsi Merapi

Gubernur DIY Serahkan Sertifikat Huntap Warga Terdampak Erupsi Merapi

Sleman-Spektroom : Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan sertifikat hak milik (SHM) hunian tetap (huntap) kepada warga Kalurahan Kepuharjo dan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, yang terdampak erupsi Gunung Merapi 2010. Penyerahan sertifikat berlangsung di Joglo Kalurahan Kepuharjo, Selasa (29/9/2026), sebagai bagian dari penyelesaian hak

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Bawal Yasin Terapkan Tiga Pilar

Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Bawal Yasin Terapkan Tiga Pilar

Semarang-Spektroom: Upaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu didukung layanan yang mudah diakses, aman, dan terintegrasi. Karenanya, tiga pilar layanan, yakni layanan hukum, kesehatan, dan sosial, harus dioptimalkan. Hal itu ditekankan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menjadi keynote speaker Dialog Publik “Sinergi

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
ссс