Bengkalis Siap Menjadi Bagian Masa Depan Kemaritiman Indonesia,Bupati Resmi Menutup Kegiatan KKI 2026
Bengkalis-Spektroom : Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 resmi berakhir di Kabupaten Bengkalis. Namun, semangat yang lahir dari ajang kompetisi teknologi kemaritiman itu diharapkan tidak ikut berhenti. Justru dari Bengkalis, para generasi muda Indonesia didorong untuk terus melahirkan inovasi yang mampu memperkuat masa depan maritim bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada penutupan KKI 2026, di Lapangan Tugu Bengkalis, Kamis (17/9/2026) malam.
Ersan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan KKI 2026, terutama para peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang telah menghadirkan gagasan, kreativitas dan inovasi di bidang kemaritiman.
Menurutnya, berakhirnya kompetisi bukan berarti berakhir pula proses belajar dan berkarya. Sebaliknya, KKI 2026 harus menjadi titik tolak bagi para peserta untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kepada para juara, jangan berhenti karena telah menang. Teruslah belajar, berinovasi dan menciptakan karya terbaik untuk Indonesia. Bagi peserta yang belum menjadi juara, jangan berkecil hati. Pengalaman, persahabatan, semangat dan keberanian yang diperoleh selama mengikuti kompetisi merupakan hal yang sangat berharga,” ujarnya.

Lebih jauh, Ersan menegaskan bahwa Kabupaten Bengkalis merasa bangga dan terhormat dipercaya menjadi tuan rumah KKI 2026. Posisi Bengkalis sebagai daerah pesisir dengan kehidupan masyarakat yang sangat dekat dengan laut dinilai memiliki nilai strategis dalam pengembangan potensi kemaritiman nasional.
“Bengkalis siap menjadi bagian dari masa depan kemaritiman Indonesia. Kita tidak hanya ingin menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku, pencipta dan penggerak, serta menyiapkan generasi muda yang mampu menjadikan laut sebagai kekuatan ekonomi, inovasi, teknologi dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Komitmen tersebut, lanjut Ersan, akan diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas dan seluruh pemangku kepentingan.
Ersan juga berpesan agar semangat dan pengalaman selama mengikuti KKI 2026 tidak berhenti di Bengkalis. Para peserta diminta membawa pulang pengalaman tersebut ke kampus dan daerah masing-masing untuk dikembangkan menjadi gagasan dan teknologi baru.
“Hari ini kalian berlomba membuat kapal, besok kalian akan membuat teknologi, dan suatu hari nanti kalianlah yang akan membawa Indonesia berlayar lebih jauh menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Sementara itu, rangkaian KKI Tahun 2026 ditutup secara resmi oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Beny Bandanadjaja. (SN/Rill/Prok Bkls)