Berani Menantang Persib di Kandang Lawan, Isen Mulang Akui Banyak Kehilangan Bola
Palangka Raya-Spektroom: Datang ke Bandung dengan kepercayaan diri untuk mencuri poin dari Persib, Isen Mulang Kalteng FC justru harus menerima kekalahan telak empat gol tanpa balas. Namun, menghadapi tim papan atas di kandangnya sendiri menjadi ujian penting bagi mental dan kualitas permainan skuad asal Kalimantan Tengah tersebut.
Dalam lanjutan pekan kedelapan Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (1/11/2026), Isen Mulang belum mampu mengimbangi permainan tuan rumah yang tampil dominan sejak awal pertandingan.
Persib membuka keunggulan melalui Mariano Peralta pada menit ke-14. Luka Menalo kemudian menambah dua gol pada menit ke-35 dan 43, sebelum Marc Klok memastikan kemenangan 4-0 melalui golnya pada menit ke-86.
Meski tertinggal, Isen Mulang tetap berusaha memberikan perlawanan. Adilson Da Silva sempat memperoleh peluang melalui sundulan pada menit ke-39, kemudian kembali mengancam gawang Persib pada menit ke-56. Namun, kedua peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Pelatih Isen Mulang Kalteng FC, Mundari Karya, mengakui timnya belum mampu mengimbangi kualitas permainan Persib. Ia menyebut kehilangan penguasaan bola di lini tengah menjadi salah satu persoalan utama yang membuat lawan leluasa membangun serangan.
"Sejak awal saya sudah katakan bahwa menghadapi tim terbaik dengan pemain-pemain terbaik tidak hanya membutuhkan kepercayaan diri. Terus terang, kami datang ke sini sangat yakin bisa mencuri poin, tetapi hari ini kami dihukum," kata Mundari seusai pertandingan.
Menurutnya, sejumlah kesalahan dalam menjaga penguasaan bola membuat Persib mendapatkan banyak kesempatan untuk melancarkan serangan berbahaya, terutama pada babak pertama.
Ia juga tidak ingin menjadikan pemain tertentu sebagai pihak yang harus disalahkan. Mundari memilih mengambil tanggung jawab atas hasil pertandingan tersebut.
"Ini merupakan kesalahan kolektif dari semuanya, tetapi pada intinya pelatih yang harus bertanggung jawab. Saya bertanggung jawab penuh atas kekalahan ini," tegasnya.
Di sisi lain, Asisten Pelatih Persib Bandung, Zlatko Runje, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan strategi dengan baik. Persiapan taktik dan kedisiplinan pemain menjadi faktor penting dalam mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Isen Mulang untuk memperbaiki permainan, terutama dalam menjaga penguasaan bola dan mengantisipasi tekanan lawan.
Perjalanan kompetisi masih panjang. Bagi Isen Mulang, keberanian menghadapi tim besar di kandangnya harus menjadi pengalaman untuk memperkuat mental dan meningkatkan kualitas permainan pada pertandingan berikutnya. (Polin-Dodi)