Beras Oplosan, Kejagung Akan Periksa Enam Perusahaan Hari ini

Beras Oplosan, Kejagung Akan Periksa Enam Perusahaan Hari ini
Ilustrasi beras (freepik)

Spektroom - Ada Istilah “Orang Indonesia belum disebut Makan kalau belum ketemu Nasi” Namun, di balik kebutuhan dasar ini, muncul keprihatinan beredarnya beras oplosan.

Kejahatan mafia pangan terhadap urusan perut rakyat ini merupakan bukti lemahnya pengawasan di bidang pangan. Oleh karena itu, Negara harus hadir secara tegas, tidak hanya dengan retorika, tetapi dengan sistem yang mampu menutup celah penyimpangan

Kejaksaan Agung ( Kejagung ) melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menyatakan penyelidik baru memanggil enam perusahaan untuk dimintai keterangan terkait kasus beras oplosan.

Keenam perusahaan ini adalah PT Wilmar Padi Indonesia, PT Food Station, PT Belitang Panen Raya, PT Unifood Candi Indonesia, PT Subur Jaya Indotama, dan PT Sentosa Umar Utama Lestari Java Group.

"Pemeriksaan enam perusahaan akan dilakukan Senin (28/7/2025). Surat pemanggilan ini juga sudah dikirimkan pada perusahaan pada Rabu (23/7/2025)". kata Anang di Kejagung, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan hasil investigasi Kementan bersama Satgas Pangan menunjukkan 212 merek beras terbukti tidak memenuhi standar mutu alias oplosan mulai dari berat kemasan, komposisi, hingga label mutu

Tindakan pengoplosan dapat melanggar berbagai peraturan, termasuk undang-undang perlindungan konsumen, undang-undang pangan, dan undang-undang lainnya

Berita terkait

Antusias Warga Sleman Ikut Transmigrasi Tinggi, Kuota 2026 Hanya Dua KK

Antusias Warga Sleman Ikut Transmigrasi Tinggi, Kuota 2026 Hanya Dua KK

Yogyakarta-Spektroom: Minat masyarakat Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk mengikuti program transmigrasi masih sangat tinggi. Namun, tingginya antusiasme tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan kuota. Pada tahun anggaran 2026, Kabupaten Sleman hanya memperoleh alokasi dua kepala keluarga (KK) yang akan diberangkatkan ke kawasan transmigrasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kepala

Fatmawaty, Bian Pamungkas
BMKG: Erupsi Gunung Api Bawah Laut PNG, Munculkan Batu Apung Diperairan Papua

BMKG: Erupsi Gunung Api Bawah Laut PNG, Munculkan Batu Apung Diperairan Papua

Jayapura-Spektroom : Fenomena terdamparnya ribuan material batu apung yang melanda kawasan pesisir Kota Jayapura, termasuk Pantai Hamadi dan Pantai Base-G, kini temui kejelasan. Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura mengonfirmasi bahwa material tersebut berasal dari aktivitas erupsi gunung api bawah laut di perairan tetangga, Papua Nugini. Berdasarkan hasil pemantauan BMKG per, 27 Juli

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс