Bermodal Chainsaw, Pemuda Asal Dusun Seri Kota Ambon Raup 30 Juta Rupiah Tiap Bulan

Bermodal Chainsaw, Pemuda Asal Dusun Seri Kota Ambon Raup 30 Juta Rupiah Tiap Bulan
Eliezer Wattimena petani arang kayu di Kota Ambon hasilkan uang puluhan juta setiap bulan. Foto: Spektroom/ Yan.L.

Ambon-Spektroom : Eliezer Wattimena pemuda Dusun Seri Desa Urimesing, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, mampu meraup puluhan juta rupiah setiap bulan, hanya dengan mengolah dan membuat arang kayu.

Proses pembuatan pembakaran arang kayu dilakukan Eliezer Wattimena secara tradional. Diawali dengan penebangan pohon, pemotongan dan pembakaran pada wadah penampungan (oven pembakaran), dibakar kurang lebih tiga minggu sudah dapat menghasilkan arang kayu, guna memenuhi permintaan pasar di Kota Ambon.

Harga arang kayu di pasar Ambon terus melambung berkisar 100 hingga 120 ribu rupiah per karung, sementara produksi petani arang terbatas ketimbang permintaan pasar terus meningkat dengan menjamurnya tenda tenda jualan ikan bakar maupun warung makan ikan bakar di Kota Julukan manise ini.

Hal ini mendorong Eliezer Wattimena yang keseharian disapa Eli, pemuda berusia 28 tahun ini sangat konsen melihat peluang pasar dan bisnis arang kayu kedepan.

Lahan hutan kayu kasuari dikediamannya kampung Waiyomar Dusun Seri Kecamatan Nusaniwe dalam keseharian, menjadikannya sebagai lahan usaha peningkatan ekonomi keluarga. Dalam sebulan ia melakukan 2 kali proses pembakaran arang.

Ditemui Spektroom di lokasi Pembakaran arang Dusun Seri, Sabtu, (14 maret 2026) dengan logat Ambon Eli menjelaskan, bermodal mesin chainsaw bersama istri dan dua adiknya menebang pohon kasuari untuk dibikin arang

"Beta dan maitua (istri) Wa Ina (25 tahun) dibantu adik adik, katong tebang pohon kasuari bikin arang tuturnya. Dalam satu bulan katong bisa bikin 300 hingga 400 karung arang, dijual secara borongan kepada penada arang di kota Ambon dengan harga 90 ribu rupiah per karung" terangnya.

Dari keuntungan bersih yang diperoleh setiap bulan berkisar 25 hingga 30 juta rupiah, setelah dipotong biaya angkut dari hutan ke gudang penampungan.

Proses pembuatan arang kayu dilokasi kampung Waiyomar Dusun Seri Kota Ambon.Dok foto Yan.L.

Menurut ayah satu anak ini dari hasil yang diperoleh sangat cukup untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya,bahkan sisanya ditabung untuk masa depan keluarganya.

Seperti diketahui Selain memasak, arang kayu juga bermanfaat sebagai media tanam anggrek untuk menyuburkan tanah, menetralkan pestisida dan meningkatkan PH tanah.

Oven tradisional pembakaran arang kayu di Dusun Waiyomar Seri Kota Ambon.Dok foto. Yan.L

Terkait kendala dihadapi Eli Wattimena dalam usaha pembuatan pembakaran arang kayu ini, Eli menjelaskan masalah transportasi untuk mengangkut hasil produksi dari hutan perbukitan menuju lokasi atau gudang penampungan di kampungnya yang sangat membutuhkan tenaga ekstra, karena harus di pikul sejauh kurang lebih 2 kilometer melewati jalan setapak. Itu yang menjadi kendala.

Padahal menurut keterangan diterima Spektroom secara terpisah dari Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat sudah ada rencana dari Pemerintah Desa Urimesing (desa setempat) untuk pengadaan jalan tani ke lokasi tersebut sejak 2 tahun lalu namun hingga kini belum terlaksana, meski sudah dimuat dalam program musrembang tingkat desa.

Karena itu Eliezer Wattimena meminta kepedulian dan perhatian Pemerintah Kota Ambon, lewat Bapak Wali Kota dan Ibu Wali Kota Ambon untuk dapat memperhatikan penderitaan kami sebagai masyarakat kecil lewat Program jalan tani, seperti desa desa lainnya di Kota Ambon tutur Eli .

Memang patut diakui pengadaan jalan desa dari hutan perbukitan menuju kampung Waiyomar Dusun Seri , Desa Urimesing ini sangat membantu petani setempat guna kelancaran transportasi hasil pertanian dengan berbagai komoditi seperti arang kayu, ubi ubian dan sayur mayur menjadi andalan petani setempat guna meningkatkan perekonomian mereka.(Yan.L)

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс