Berpisahnya Kemenag Morotai Dengan Kementerian Haji dan Umrah Morotai Ditandai Ramah Tamah

Berpisahnya Kemenag Morotai Dengan Kementerian Haji dan Umrah Morotai Ditandai Ramah Tamah
Kepala Kantor Kemenag Morotai H. Abdurachman Assegaf (kanan) bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Morotai Arif Bilo (Foto:Kemenag Morotai)

Spektroom — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai melaksanakan ramah tamah di Aula PLHUT Kementerian Haji dan Umrah, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka berpisahnya Kementerian Haji dan Umrah dari Kementerian Agama sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan sinergi aparatur di lingkungan Kemenag Pulau Morotai.
Kegiatan tersebut dihadiri pejabat eselon IV, kepala KUA, kepala Madrasah Negeri dan swasta, ASN dan PPPK di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Pulau Morotai.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, mengatakan, dinamika kelembagaan merupakan bagian dari proses penguatan tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan kerja, koordinasi, dan kolaborasi antarlembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Perubahan kelembagaan hendaknya tidak mengurangi semangat pengabdian. Justru sinergi dan kebersamaan harus terus dijaga agar pelayanan kepada umat tetap berjalan optimal,” ujar H. Man sapaan H. Abdurachman.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pulau Morotai, Arif Bilo, menyampaikan kesan dan pesan atas kebersamaan serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia mengapresiasi dukungan seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai dalam pelaksanaan tugas pelayanan.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah terbangun dengan baik. Hubungan yang terjalin diharapkan tetap terjaga demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan,” ujar Arif Bilo.
Sementara Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Pulau Morotai, H. Musanif Sibua, menilai kegiatan ramah tamah tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas aparatur di tengah perubahan kelembagaan.
“Momentum ini penting untuk menjaga kekompakan dan komunikasi internal agar roda organisasi tetap berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Musanif.

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin
Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Spektroom - Dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia, Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin) bersinergi dengan Lutung Forum Studi Primata Universitas Nasional (Unas) menggelar kegiatan bertajuk Conservation Talk. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, memadukan pertemuan daring melalui Zoom Meeting dan luring di Kampung Konservasi Yayorin, Pangkalan Bun, Sabtu sore (31/1/2026)

Polin, Julianto