Trending

Polres Metro Jakarta Timur Ungkap Peredaran Psikotropika

Polres Metro Jakarta Timur Ungkap Peredaran Psikotropika
Polre Metro Jakarta Timur saat menunjukkan barang bukti, foto sie humas polres, 18/3/2026

Jakarta Timur-Spektroom: Unit 3 Subnit 1 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap peredaran keras daftar G dan psikotropika yang diduga dijual secara ilegal dengan modus toko kosmetik. Dalam pengungkapan tersebut, dusnorsng pria berhasil diamankan beserta ratusan butir obat obatan terlarang.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin (16/03 2026) sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah toko yang berada di jalan Raya Basuki Rahmat RT 06/ RW 10 Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur. "

Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah toko kosmetik. Menindak lanjutin laporan tersebuti tim opsnal Satrenarkoba polres Metro jakarta Timur kemudian melakukan penyelidikan di lokasi, " jelas Satresnarkoba Polres Metro jakarta Timur, Kompol Suprasetyo, SH., Rabu (18/03/2026).

Saat lakukan pemeriksaan pengeledahan yang disaksikan oleh saksi netral dari warga setempat, petugas menemukan berbagai jenis obat keras daftar G dsn psikotropika film. Jumlah cukup banyak.

Dikatakan, dari lokasi kejadian petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa Tramadol, Heximer, Trihexphenifyl, dan brbagai jenis Alpaxolam, Deazepam, Estazolam, hingga Clonaxepa dengan total mencapai seribuan butir selain itu turut diamankan 3 unit HP dan uang tunai Rp. 170.000, 28 bungkus rokok yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan obat serta tiga lembar cetatan transaksi penjualan obat obatan.

Kapolres Jakarta Timur, mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran narkoba maupun obat obatan terlarang di lingkungan sekitar. Upaya ini dilakukan demi menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Masyarakat juga diminta tidak membeli maupun mengkonsumsi obat obatan tanpa resep dokter serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba fsn obat obatan berbahaya di lingkungan sekitar.

.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru