BI Perkuat Promosi Produk Unggulan Daerah Jalur Karya Kreatif NTB

BI Perkuat Promosi Produk Unggulan Daerah Jalur Karya Kreatif NTB
Wakil gubernur NTB bersama pimpinan BI saat Penutupan Gelaran Karya Kreatif NTB(foto Diskominpotik ntb)

Mataram-Spektroom : Karya Kreatif NTB 2026 menjadi bagian penting dan komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat promosi produk unggulan daerah sekaligus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kompetitif.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario Kartiko Pamungkas, mengatakan pengembangan UMKM saat ini harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor agar mampu tumbuh bersama di tengah perubahan pasar dan perkembangan teknologi.

“Sekarang bukan lagi soal bersaing sendiri-sendiri, tetapi bagaimana membangun kolaborasi agar UMKM bisa berkembang bersama,” ujarnya di Mataram, Minggu (17/5/2026).

Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 119 UMKM dari berbagai sektor ikut berpartisipasi, mulai dari wastra, kriya, dekorasi rumah, kuliner, hingga kopi lokal.

Bank Indonesia mencatat omzet transaksi UMKM selama kegiatan mencapai Rp645 juta atau meningkat 64,67 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, komitmen pembiayaan perbankan kepada UMKM mencapai Rp20,55 miliar.

Gelaran Karya Kreatif NTB (KK NTB) 2026 ditutup dengan optimisme baru bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Selama tiga hari pelaksanaan, ratusan produk lokal NTB mendapat respons positif pasar dengan nilai transaksi mencapai ratusan juta rupiah serta komitmen pembiayaan miliaran rupiah bagi pelaku usaha.

Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri yang akrab disapa Umi Dinda ketika menutup kegiatan tersebut menegaskan KK NTB tidak sekedar menjadi ajang pameran produk, tetapi telah berkembang menjadi ruang strategis untuk membangkitkan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

“Kita ingin produk-produk lokal NTB tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurutnya, kekayaan budaya NTB merupakan kekuatan besar yang harus terus dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi, mulai dari wastra, kriya, kuliner, hingga kopi lokal yang menjadi identitas daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong penguatan promosi, peningkatan kualitas produk, serta pembinaan UMKM agar mampu berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Umi Dinda juga mengapresiasi peran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB yang dinilai konsisten mendampingi pelaku UMKM melalui pembinaan, kurasi produk, hingga perluasan akses pasar dan pembiayaan.

“Pendampingan seperti ini penting agar UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar tumbuh dan naik kelas,”.

Berita terkait

Dubes Belanda Kagumi Bukittinggi, Prof. Fadli Zon: Tanpa PDRI, Indonesia Tak Akan ada

Dubes Belanda Kagumi Bukittinggi, Prof. Fadli Zon: Tanpa PDRI, Indonesia Tak Akan ada

Bukittinggi-Spektroom : Sejarah bukan sekadar deretan peristiwa yang tersimpan dalam buku atau arsip negara. Sejarah adalah denyut perjalanan sebuah bangsa yang terus hidup, mengajarkan identitas, dan menjadi fondasi masa depan. Pesan itu mengemuka dalam Seminar Internasional bertajuk "Merajut Tenun Diplomasi antara Indonesia dan Belanda; Pergerakan Belanda hingga Repatriasi" yang

Wiza Andrita, Rafles