Biddokkes Polda Kalbar Buka Jalan Kuliah bagi Personel
Kapuas Hulu - Spektroom : Upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan Polri terus dilakukan. Salah satunya melalui program peningkatan pendidikan bagi personel kesehatan yang digagas Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalimantan Barat. Program tersebut disosialisasikan kepada jajaran Polres Kapuas Hulu dalam kegiatan yang digelar di Aula Polres Kapuas Hulu, Kamis (23/07/2026).
Melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, personel Polri kini memiliki peluang melanjutkan pendidikan tinggi di bidang kesehatan secara lebih terarah dan terintegrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kabag SDM Polres Kapuas Hulu AKP Febri Pardiansyah yang mewakili Kapolres Kapuas Hulu membuka kegiatan tersebut. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan merupakan investasi penting bagi institusi Polri, terutama dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, serta pengembangan karier personel. Karena itu, kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.
Dalam kegiatan itu, tim Biddokkes Polda Kalbar memaparkan berbagai program pendidikan yang dapat diakses personel kesehatan Polri.
Pamin 1 Subbagrenmin Biddokkes Polda Kalbar Ipda Arman Kurniawan menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang membangun sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan profesional.
Biddokkes Polda Kalbar telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan Barat. Kerja sama itu mencakup Program Studi S1 Kedokteran dan Profesi Dokter di Universitas Tanjungpura, Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi di ITTEKES Muhammadiyah Kalbar, serta Program Studi D4 Gizi dan Dietetika di Poltekkes Kemenkes Pontianak.
Tak hanya membuka akses pendidikan formal, kolaborasi tersebut juga mencakup penelitian, pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan, praktik klinik, seminar, workshop, peningkatan kapasitas SDM hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan yang kompeten di lingkungan Polri. Keberadaan personel kesehatan yang memiliki latar belakang akademik dan profesional yang kuat diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi anggota Polri maupun masyarakat.
Peserta yang dapat mengikuti program merupakan anggota Polri aktif dengan usia maksimal 26 tahun. Proses perkuliahan menggunakan metode Blended Learning Adaptif dan Block System, sehingga memungkinkan peserta tetap menjalankan tugas kedinasan sambil menempuh pendidikan.
Melalui program ini, Biddokkes Polda Kalbar berharap lahir lebih banyak tenaga kesehatan profesional dari internal Polri.